LOMBOK TENGAH — Peristiwa kebakaran hebat melanda kawasan Desa Adat Sade pada Sabtu malam, menghanguskan hampir seluruh rumah tradisional warga hingga menyisakan puing dan abu. Ratusan warga dievakuasi ke tempat aman saat kobaran api melahap permukiman yang dikenal sebagai destinasi wisata budaya khas Pulau Lombok itu.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal langsung merespons cepat musibah ini. Ia berjanji akan berkoordinasi dengan Bupati Lombok Tengah untuk menyusun langkah rekonstruksi. "Saya akan segera berkomunikasi dengan Bupati Lombok Tengah untuk mengambil langkah cepat dan tepat. Nanti kami pikirkan bagaimana merekonstruksi kembali Desa Adat Sade," ujarnya, Minggu (23/8/2026).
Prioritas Pemprov: Sandang, Pangan, dan Rasa Aman Warga
Di tengah proses investigasi penyebab kebakaran, Iqbal menegaskan bahwa kebutuhan dasar para korban menjadi perhatian utama pemerintah. Ia memastikan bantuan sandang dan pangan akan segera disalurkan kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
"Yang pertama sekarang dan harus cepat adalah bagaimana kebutuhan dan rasa aman masyarakat yang rumahnya terbakar kita perhatikan. Kebutuhan sandang, pangan, dan aktivitas sosial ekonomi mereka harus kita pastikan," kata Iqbal dalam pernyataannya yang dikutip Minggu (23/8/2026).
Kobaran Api Diduga Berasal dari Salah Satu Rumah Warga
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, api pertama kali muncul dari salah satu rumah warga sebelum kemudian membesar dengan cepat. Kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan dasar kayu dan anyaman bambu membuat api mudah merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.
Kecepatan perambatan api menjadi tantangan tersendiri bagi warga dan petugas pemadam kebakaran yang berupaya membatasi perluasan area terdampak malam itu. Hingga saat ini, seluruh warga dilaporkan telah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Pendidikan Anak-Anak Sade Dijamin Tidak Terganggu
Lebih lanjut, Iqbal menyoroti keberlangsungan pendidikan anak-anak Sade pascakebakaran. Ia meminta agar proses belajar mengajar tidak terhenti meskipun sejumlah fasilitas pendukung ikut rusak akibat musibah.
"Anak-anak kita pastikan pendidikannya tidak terganggu," tegasnya.
Pemerintah daerah berkomitmen memastikan aktivitas sosial ekonomi masyarakat Sade dapat pulih kembali. Desa Adat Sade sendiri merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Lombok Tengah yang kerap dikunjungi wisatawan mancanegara untuk melihat keseharian masyarakat adat Sasak, termasuk rumah tradisional khasnya yang berdinding anyaman bambu dan beratap alang-alang.
Skema rekonstruksi yang tengah disiapkan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik bangunan, tetapi juga memulihkan fungsi desa adat sebagai pusat kegiatan budaya dan ekonomi warga. Kepastian bentuk bantuan dan mekanisme pembangunan akan diumumkan setelah koordinasi antara Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Tengah rampung dilakukan.