Pencarian

Prabowo Perintahkan Tambah Helikopter Water Bombing hingga 1.200 Prajurit TNI untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 • 01:44:31 WIB
Prabowo Perintahkan Tambah Helikopter Water Bombing hingga 1.200 Prajurit TNI untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko Aju Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

MATARAM — Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah darurat dengan memperkuat pasukan pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan. Dalam rapat koordinasi di Posko Aju Palangkaraya, Kepala Negara menyetujui penambahan berbagai peralatan berat hingga ribuan personel gabungan untuk melumpuhkan penyebaran titik api yang meluas.

“Alhamdulillah ini berjalan terus, semua pejabat melaporkan kebutuhan-kebutuhannya, kita berusaha penuhi. Setiap hari kita tambahkan helikopter-helikopter, alat-alat mesin bor untuk air. Semua perlengkapan kita penuhilah,” ujar Prabowo, mengutip YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Bantuan yang Langsung Disetujui Presiden

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, merinci sejumlah peralatan yang langsung mendapat persetujuan Kepala Negara dalam rapat koordinasi darurat tersebut. Alokasi bantuan difokuskan untuk memaksimalkan penetrasi pemadaman di area gambut yang membara.

“Beberapa hal juga langsung diputuskan oleh Bapak Presiden, penambahan-penambahan peralatan mulai dari helikopter untuk water bombing. Kemudian pompa air, kemudian di sini tadi juga membutuhkan pompa untuk sumur bor. Kemudian juga penambahan personel,” ujarnya.

Selain armada udara, pemerintah juga menyalurkan pesawat patroli, mesin pompa air, hingga ribuan set Alat Pelindung Diri (APD) bagi para petugas di lapangan.

Mengapa Butuh Pasukan Tambahan dari Jawa?

Keterbatasan jumlah petugas di area terdampak menjadi alasan utama mobilisasi pasukan dari luar Pulau Kalimantan. Luasnya sebaran titik api dinilai membutuhkan penanganan manual secara intensif di darat, terutama untuk menjangkau titik-titik api di kedalaman gambut.

“Tadi di dalam rapat koordinasi masih butuh tambahan dan rencananya akan ada pengiriman kurang lebih tiga batalyon kembali ya. Dari perbantuan dari Jawa yang kurang lebih jumlahnya mencapai kurang lebih 1.200 prajurit,” jelas Yusuf.

Target Pengendalian Karhutla

Pemerintah berharap pengerahan bantuan personel dan peralatan masif ini mampu mengendalikan ancaman karhutla secara cepat dan terukur di wilayah Kalimantan. Penambahan alat berat seperti mesin bor untuk air menjadi kunci untuk menjangkau sumber api di lapisan gambut yang sulit dipadamkan dari udara.

Setiap hari pemerintah menambah armada helikopter dan perlengkapan teknis sesuai laporan kebutuhan dari pemerintah daerah dan satgas pemadam di lapangan. Langkah ini diambil sebagai respons langsung atas laporan serta permintaan tambahan logistik yang disampaikan saat rapat koordinasi.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks