Pencarian

Pemuda Bima Ciptakan Pupuk Organik SONIK dari Bahan Lokal, Bupati Apresiasi Inovasi di Tengah Harga Pupuk Kimia Melambung

Kamis, 30 Juli 2026 • 10:58:01 WIB
Pemuda Bima Ciptakan Pupuk Organik SONIK dari Bahan Lokal, Bupati Apresiasi Inovasi di Tengah Harga Pupuk Kimia Melambung
Salahudin, warga Desa Sondo, memperkenalkan pupuk organik cair Sondo Organik (SONIK) dalam program Selasa Menyapa Kecamatan Monta di Lapangan Desa Sondo.

BIMA — Kenaikan harga pupuk kimia yang memberatkan petani di Kabupaten Bima kini mendapat jawaban dari inovasi anak muda. Salahudin, warga Desa Sondo, menciptakan pupuk organik cair bernama Sondo Organik (SONIK) yang bahan bakunya mudah didapat di sekitar desa.

Produk itu diperkenalkan dalam program Selasa Menyapa Kecamatan Monta yang digelar di Lapangan Desa Sondo. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, serta jajaran pemerintah daerah dan ratusan warga.

Hasil Uji Coba Terbukti Dongkrak Produktivitas

Menurut Salahudin, pupuk SONIK telah diujicobakan pada lahan pertanian warga dan hasilnya terbukti mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas panen. Ia menegaskan bahwa inovasi ini menjadi bukti bahwa petani tidak harus bergantung sepenuhnya pada pupuk kimia yang harganya kian mahal.

“Kuncinya ada pada kemauan memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita. Pupuk SONIK ini membuktikan bahwa kita tak perlu terus bergantung pada pupuk kimia yang makin mahal,” tegas Salahudin di hadapan para pejabat yang hadir.

Bupati: Ini Contoh Nyata Inovasi dari Desa

Bupati Bima Ady Mahyudi memberikan apresiasi tinggi terhadap temuan tersebut. Ia menyebut inovasi pemuda seperti inilah yang menjadi alasan utama jajaran Pemkab Bima rutin turun ke desa-desa melalui program Selasa Menyapa.

“Inovasi pemuda seperti ini yang kita butuhkan. Kehadiran kami di sini bukan sekadar seremonial. Tetapi untuk memastikan karya warga mendapatkan panggung dan dukungan nyata dari dinas terkait,” ujar Ady.

Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy menambahkan, program kunjungan lapangan ini memang difokuskan untuk menyelesaikan masalah riil di masyarakat. “Jadi, kami datang memenuhi janji untuk membawa pelayanan publik dan solusi ekonomi langsung ke titik terbawah. Bukan menunggu warga yang datang ke kantor bupati,” kata Irfan.

Dirangkaikan dengan Bazar UMKM dan Bansos

Acara Selasa Menyapa di Desa Sondo tidak hanya diisi dengan peluncuran pupuk SONIK. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan Bazar UMKM, penyerahan bantuan sosial, paket pangan, serta alat bantu bagi warga disabilitas di Kecamatan Monta.

Pemkab Bima menilai terobosan pupuk SONIK menjadi bukti nyata bahwa gagasan besar untuk memajukan pertanian justru lahir dari sudut-sudut desa. Dengan merangkul inovasi lokal dan menyalurkan bantuan tepat sasaran, pemerintah daerah berharap pembangunan desa terus berjalan dari hasil karya masyarakatnya sendiri.

Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks