TALIWANG — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memastikan proses lelang penataan Pasar Tana Mira akan dimulai pada September mendatang. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) KSB, Suryaman, menyatakan dokumen perencanaan teknis proyek sudah hampir rampung.
“Kami langsung memulai tahapan perencanaan proyek ini secara matang. Langkah awal ini berjalan setelah evaluasi APBD Perubahan selesai,” ujar Suryaman kepada NTBSatu.
Area Depan dan Los Tengah Jadi Prioritas Penataan
Penataan ulang pasar menyasar area depan yang selama ini menjadi pusat toko emas. Petugas bakal merobohkan bangunan los bagian tengah pasar yang kondisinya sangat memprihatinkan. Langkah ini bertujuan menciptakan tata ruang baru yang lebih rapi dan nyaman.
“Kami menata kembali area toko emas yang mengalami kerusakan atap dan lantai. Petugas juga merobohkan los tengah yang rusak parah,” ujarnya.
Tim teknis juga menjalankan rehab berat pada pertokoan emas akibat kebocoran atap seng. Tata letak kios di bagian samping akan diubah demi kelancaran alur pengunjung.
Target Kontrak September, Pengerjaan Fisik Tuntas Akhir Tahun
Pemkab KSB mengejar target penandatanganan kontrak kerja pada September. Pemenang lelang dapat langsung memulai pengerjaan fisik di lapangan setelah kontrak ditandatangani.
“Kami mengejar target penandatanganan kontrak kerja pada September mendatang. Pemenang lelang dapat langsung memulai pengerjaan fisik di lapangan,” ujar Suryaman.
Proses lelang proyek akan digelar melalui Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa. Pemenang lelang wajib menuntaskan seluruh pengerjaan fisik sebelum tanggal 31 Desember 2026.
Sosialisasi ke Pedagang Menyusul
Pemerintah daerah meyakini wajah baru pasar ini akan memicu pertumbuhan ekonomi di Taliwang. Masyarakat serta pedagang dapat memanfaatkan fasilitas pasar yang baru pada awal tahun depan.
“Kami juga bakal menggelar sosialisasi kepada para pedagang pasar secara bertahap. Langkah ini menunggu pengerjaan dokumen perencanaan selesai secara utuh,” pungkasnya.