Pencarian

Windows 11 Uji Fitur Accelerated App Launch, Edge Makin Cepat Dibuka

Senin, 19 Oktober 2026 • 18:46:31 WIB
Windows 11 Uji Fitur Accelerated App Launch, Edge Makin Cepat Dibuka
Microsoft menguji fitur accelerated app launches di Windows 11 Release Preview untuk mempercepat pembukaan Edge.

NUSA TENGGARA BARAT — Microsoft menguji fitur "accelerated app launches" di build Windows 11 Release Preview channel untuk mempercepat pembukaan Microsoft Edge saat browser sudah berjalan di latar belakang. Perubahan ini jadi langkah awal menuju kemampuan Windows yang lebih luas, di mana aplikasi apa pun bisa memakainya untuk mempercepat peluncuran. Pengguna Insider di kanal tersebut sudah bisa merasakan dampaknya sekarang.

Microsoft menyematkan perubahan jalur peluncuran pada build terbaru di Release Preview channel, tahap akhir pengujian sebelum rilis ke publik. Alih-alih memulai proses sementara yang baru, Windows kini mengarahkan permintaan langsung ke instans Edge yang sudah aktif.

Mekanisme ini membuat peluncuran "warm" atau saat Edge sudah berjalan di latar belakang terasa jauh lebih cepat. Situs Windows Latest yang pertama menyoroti build ini mengonfirmasi percepatan tersebut lewat pengujiannya.

Apa yang Berubah di Build Release Preview

Microsoft menjelaskan perubahan ini lewat catatan rilis build. Intinya, Windows memotong satu langkah yang sebelumnya selalu dilakukan setiap kali pengguna membuka Edge dari tautan, taskbar, atau Start menu.

Berikut poin utama dari pembaruan tersebut:

  • Permintaan membuka Edge diteruskan langsung ke instans yang sudah berjalan, bukan memulai proses sementara baru.
  • Percepatan hanya berlaku pada peluncuran "warm", yaitu saat Edge sudah aktif di latar belakang.
  • Peluncuran "cold" pertama tetap lebih lambat karena proses awal harus dijalankan dari nol.
  • Edge yang sempat ditutup tetap dihitung "warm" selama proses terkait masih berjalan di latar belakang.

Dampak Nyata ke Pengguna Windows 11

Bagi pengguna yang rutin membuka banyak tautan dari aplikasi lain, perubahan ini terasa langsung. Setiap klik tautan yang diarahkan ke Edge tidak lagi memicu proses tambahan yang memakan waktu.

Efeknya paling kentara di perangkat dengan sumber daya terbatas. Proses sementara yang tidak perlu selama ini turut membebani CPU dan memori, terutama saat pengguna membuka beberapa tautan beruntun.

Pengguna yang tidak memakai Edge mungkin belum merasakan manfaatnya sekarang. Namun build ini adalah batu pijakan untuk kemampuan yang lebih luas.

Rencana Microsoft untuk Aplikasi Lain

Microsoft menyebut perubahan ini sebagai langkah pertama menuju "kemampuan Windows yang lebih luas yang dapat diadopsi aplikasi apa pun untuk mempercepat peluncurannya sendiri". Artinya, percepatan serupa berpotensi hadir di aplikasi pihak ketiga.

Ada beberapa syarat yang harus dilewati sebelum fitur ini menyentuh aplikasi di luar Edge. Microsoft perlu membuka aksesnya ke pengembang pihak ketiga, lalu pengembang tersebut harus mengimplementasikan fungsinya di aplikasi masing-masing.

Proses itu bisa memakan waktu. Meski begitu, arahnya jelas: peluncuran aplikasi yang sudah berjalan di latar belakang akan jadi lebih responsif di Windows 11.

Bukan Upaya Optimasi Pertama

Langkah ini melengkapi sejumlah upaya optimasi yang sudah lebih dulu dikerjakan Microsoft. Sebelumnya ada fitur preloading untuk aplikasi tertentu di Windows 11, terutama Edge dan File Explorer.

Microsoft juga menghadirkan Low Latency Profile yang memberi dorongan kecepatan CPU untuk menu dan aplikasi di Windows 11. Kombinasi ini menunjukkan fokus perusahaan pada responsivitas sistem operasi.

Pertanyaannya, mengapa optimasi ini baru datang sekarang. Kelambatan File Explorer sudah jadi keluhan sejak Windows 11 pertama dirilis, dan butuh bertahun-tahun sebelum Microsoft menaruh perhatian serius pada masalah performa.

Kapan Fitur Ini Sampai ke Pengguna Umum

Build di Release Preview channel biasanya menjadi tahap terakhir sebelum pembaruan menyebar ke pengguna Windows 11 secara luas. Belum ada keterangan resmi soal tanggal rilis stabil dari Microsoft.

Pengguna yang ingin mencoba lebih awal bisa mendaftar ke Windows Insider Program di kanal Release Preview. Perlu diingat, build Insider tetap membawa risiko bug yang belum sepenuhnya tertutup.

Fitur accelerated app launches paling relevan buat pengguna yang sering membuka Edge dari tautan di aplikasi lain, terutama di laptop atau PC dengan RAM terbatas. Jika rencana Microsoft berjalan mulus, manfaat serupa bisa menyusul ke aplikasi lain di Windows 11.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks