GIRI MENANG — Enam warga Lombok Barat yang menjadi korban kebakaran KMP Putri Yasmin masih menjalani perawatan di RSUD Tripat. Satu korban lainnya telah diperbolehkan pulang, sehingga bantuan dari pemerintah kabupaten akan diserahkan menyusul.
Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha menyerahkan langsung bantuan kepada para korban saat menjenguk di ruang perawatan, Kamis (13/8/2026). Ia datang didampingi Direktur RSUD Tripat dr. H. Suriyadi beserta jajaran, Ketua Baznas Lombok Barat TGH. Muhammad Taisir, dan General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Lembar.
Wabup Pastikan Penanganan Medis Korban Berjalan Optimal
Dalam kunjungan tersebut, Nurul Adha meninjau langsung kondisi para korban. Ia memastikan kebutuhan penanganan medis seluruh pasien terpenuhi dengan baik oleh tim dokter dan perawat RSUD Tripat.
Kunjungan ini merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terhadap warganya yang terdampak musibah. Pihaknya juga memberikan dukungan moril kepada tenaga medis serta tim evakuasi yang menangani para korban sejak kapal terbakar dalam perjalanan dari Padangbai menuju Pelabuhan Lembar.
Sinergi Antarpihak dalam Penanganan Korban
Kehadiran jajaran pemerintah daerah, Baznas, dan manajemen ASDP di rumah sakit menunjukkan sinergi penanganan pascakejadian. Koordinasi lintas instansi ini dinilai penting untuk memastikan seluruh korban mendapat pelayanan terbaik.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait proses penanganan dan pelayanan terhadap para korban. Langkah ini dilakukan agar penanganan berjalan cepat, terpadu, dan maksimal hingga seluruh pasien dinyatakan pulih.