Pencarian

Ratusan Warga Kepung Penyidik Kejari Dompu di Kantor Desa Tekasire, Barang Bukti Direbut Massa

Kamis, 13 Agustus 2026 • 20:08:31 WIB
Ratusan Warga Kepung Penyidik Kejari Dompu di Kantor Desa Tekasire, Barang Bukti Direbut Massa
Ratusan warga mengepung Kantor Desa Tekasire saat penyidik Kejari Dompu melakukan penggeledahan, Kamis (13/8/2026).

DOMPU — Aksi penggeledahan yang dilakukan tim penyidik Kejari Dompu di Kantor Desa Tekasire berujung ricuh. Ratusan warga yang mengetahui keberadaan petugas langsung mendatangi lokasi dan mengepung gedung kantor desa tanpa komando, Kamis (13/8/2026).

Kepala Desa Tekasire disebut tidak berada di tempat saat penggeledahan berlangsung. Namun, kabar kedatangan penyidik dengan cepat menyebar ke permukiman warga sekitar.

Warga yang memadati halaman kantor desa berteriak menolak jika ada barang yang dibawa keluar dari ruang kantor. "Tak boleh ada yang membawa keluar barang apapun," teriak sejumlah warga di lokasi.

Blokir Jalan Bima-Sumbawa dan Bakar Bahan Bekas

Ketegangan meningkat setelah massa melakukan pemblokiran di depan kantor desa. Warga membakar sejumlah bahan bekas dan pepohonan kering di tengah jalan, menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Bima dan Sumbawa macet panjang dari kedua arah.

Di sela aksi tersebut, warga menyampaikan protes terhadap langkah Kejaksaan dan Inspektorat yang mempersoalkan pembelian tanah lapangan sepak bola beberapa tahun lalu. Warga menilai tanah tersebut nyata keberadaannya dan selama ini digunakan untuk kegiatan olahraga masyarakat.

"Semuanya jelas, tanah lapangan ada dan dipakai oleh masyarakat," teriak warga lainnya di tengah kerumunan.

Kotak Barang Bukti Direbut dan Berkas Dihamburkan

Suasana di dalam kantor desa sempat tegang. Teriakan dan protes warga terdengar hingga ke ruangan tempat penyidik bekerja, sesekali diiringi suara benturan pada bagian atap kantor desa.

Aparat Kepolisian dan TNI kemudian tiba di lokasi untuk mengendalikan keadaan sekaligus mengamankan proses evakuasi penyidik. Kasi Intelijen sekaligus juru bicara Kejari Dompu, Danny Curia Novitawan, terlihat berada bersama tim penyidik selama penggeledahan berlangsung.

Dengan pengawalan ketat, penyidik berusaha keluar dari kantor desa sambil membawa sebuah kotak putih yang diduga berisi barang bukti. Namun upaya tersebut mendapat perlawanan dari warga. Kotak itu akhirnya direbut paksa karena jumlah massa lebih banyak.

Warga kemudian membuka kotak tersebut dan mengeluarkan isinya berupa sejumlah berkas. Sebagian berkas dilaporkan dihamburkan dan ada yang disobek oleh massa.

Setelah kotak berhasil dirampas, para penyidik dievakuasi ke mobil yang telah menunggu dan meninggalkan lokasi. Hingga berita ini diturunkan, kondisi warga dilaporkan kembali aman dan aksi pemblokiran jalan telah dibubarkan.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dompubicara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks