Pencarian

Kunjungan Turis Asing ke NTB via Bandara Lombok Didominasi Malaysia, Tembus 2.812 Orang pada Mei 2026

Rabu, 01 Juli 2026 • 22:50:01 WIB
Kunjungan Turis Asing ke NTB via Bandara Lombok Didominasi Malaysia, Tembus 2.812 Orang pada Mei 2026
Turis Malaysia mendominasi kunjungan asing ke Bandara Lombok dengan 2.812 orang pada Mei 2026.

MATARAM — Angka kunjungan wisatawan mancanegara ke NTB melalui jalur udara pada Mei 2026 justru menurun jika dibandingkan bulan sebelumnya dan periode yang sama tahun lalu. BPS NTB mencatat, total turis asing yang tiba di Bandara Lombok sebanyak 7.987 orang, turun 8,05 persen dari April 2026 yang mencapai 8.686 orang.

Secara tahunan, angka itu juga merosot 7,57 persen dibandingkan Mei 2025 yang tercatat sebanyak 8.641 orang. Meski demikian, dominasi Malaysia tetap tak tergoyahkan di puncak daftar negara asal wisatawan.

Penerbangan Langsung Jadi Magnet Utama

Wahyudin menjelaskan, tingginya minat turis Malaysia dipicu oleh ketersediaan jadwal penerbangan langsung dari Kuala Lumpur menuju Lombok, begitu pula sebaliknya. Rute ini dilayani satu hingga dua kali setiap hari dengan biaya tiket berkisar Rp3,5 juta sampai Rp4,5 juta per orang.

"Malaysia adalah negara asal turis terbanyak yang masuk lewat Bandara Lombok. Jumlah mereka mencapai 2.812 orang," kata Wahyudin di Mataram, Rabu.

Durasi penerbangan langsung tersebut hanya memakan waktu sekitar tiga jam, menjadikan Lombok dan Sumbawa sebagai destinasi liburan yang mudah dijangkau bagi warga Malaysia.

ASEAN Mendominasi, Eropa di Urutan Kedua

Berdasarkan kawasan, BPS mencatat kunjungan terbanyak berasal dari ASEAN sebanyak 4.030 orang. Disusul Eropa dengan 2.489 orang, Asia di luar ASEAN 858 orang, Amerika 324 orang, Oseania 207 orang, Afrika 72 orang, dan Timur Tengah sebanyak tujuh orang.

"Wisatawan mancanegara paling tinggi dari ASEAN dan jika dilihat lebih detail mayoritas dari mereka berasal dari Malaysia," ujar Wahyudin.

Strategi Pemprov: Promosi Wisata Ramah Muslim

Pemerintah Provinsi NTB terus menggencarkan promosi pariwisata ramah Muslim dan destinasi wisata berkualitas sebagai strategi khusus untuk mendongkrak kunjungan dari Malaysia. Langkah ini dinilai tepat mengingat karakteristik wisatawan Malaysia yang cenderung memilih destinasi dengan fasilitas dan layanan sesuai kebutuhan mereka.

Meski Malaysia menjadi pasar utama, penurunan jumlah kunjungan secara keseluruhan menjadi catatan tersendiri bagi pemangku kepentingan pariwisata di NTB. Evaluasi terhadap strategi promosi dan pengembangan rute penerbangan baru dari negara lain kemungkinan akan menjadi prioritas ke depan.

Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks