Pencarian

Bupati Sumbawa Lepas 36 Siswa Sekolah Rakyat ke Lombok Utara, Minta Dinsos Data Kondisi Rumah Keluarga

Minggu, 01 November 2026 • 13:46:01 WIB
Bupati Sumbawa Lepas 36 Siswa Sekolah Rakyat ke Lombok Utara, Minta Dinsos Data Kondisi Rumah Keluarga
Bupati Sumbawa melepas 36 siswa peserta Sekolah Rakyat untuk berangkat ke Lombok Utara.

SUMBAWA BESAR — Rombongan pelajar itu terdiri atas 27 siswa tingkat Sekolah Dasar dan sembilan siswa Sekolah Menengah Pertama. Jadwal keberangkatan ke Lombok Utara ditetapkan Senin, 2 November 2026, sehari setelah pelepasan resmi di halaman Kantor Bupati Sumbawa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Iwan Sofian menyebut pemerintah daerah sebenarnya menyiapkan kuota 40 siswa. Dari jenjang SD, 27 dari kuota 30 siswa berangkat ke Lombok Utara, dua siswa menyusul, dan satu siswa memilih mengikuti Sekolah Rakyat di Sumbawa.

Untuk jenjang SMP, sembilan dari kuota 10 siswa berangkat ke Lombok Utara. Satu siswa lainnya memilih tetap bersekolah di Sumbawa. Dinas Sosial memastikan dua siswa yang menyusul tetap dipantau agar bisa mengikuti program.

Orang Tua Boleh Dampingi Anak, Dua Kendaraan Travel Disiapkan

Kebijakan terbaru Kementerian Sosial memperbolehkan orang tua atau wali mendampingi anak selama perjalanan menuju lokasi sekolah. Pemerintah Kabupaten Sumbawa menambah dua unit kendaraan travel untuk mendukung aturan tersebut.

Fasilitas itu terutama ditujukan bagi siswa SD yang masih membutuhkan pendampingan keluarga saat memulai lingkungan baru. Iwan menjelaskan tambahan kendaraan disiapkan agar orang tua bisa ikut mengantar anak-anak mereka.

Bupati: Semua Siswa Punya Kesempatan yang Sama

Syarafuddin menegaskan Sekolah Rakyat merupakan program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak dari berbagai latar belakang ekonomi. Pemerintah menanggung kebutuhan pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, perlengkapan sekolah, hingga pembinaan karakter.

"Jangan takut dan jangan rendah diri. Di Sekolah Rakyat, semua siswa memiliki kesempatan yang sama. Manfaatkan kesempatan ini untuk meraih cita-cita dan menjadi generasi yang membanggakan Sumbawa," ujarnya saat pelepasan, Minggu, 1 November 2026.

Ia meminta para siswa menjaga kedisiplinan, rajin belajar, dan menghormati guru. Menurutnya, fasilitas pendidikan yang diperoleh harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh.

Dinsos Diminta Data Rumah hingga Peluang Modal Usaha Orang Tua

Perhatian pemerintah daerah, kata Syarafuddin, tidak berhenti pada keberangkatan siswa. Dinas Sosial diminta mendata kondisi tempat tinggal keluarga peserta sebagai langkah awal mengetahui kebutuhan masing-masing keluarga.

Pemkab Sumbawa membuka peluang bantuan perbaikan rumah dan modal usaha bagi orang tua siswa sesuai ketentuan yang berlaku. Penyesuaian dukungan akan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kriteria penerima bantuan.

"Pemerintah daerah juga akan memperhatikan kondisi keluarga mereka. Kami akan meminta Dinas Sosial mendata kondisi rumah, termasuk melihat peluang bantuan perbaikan rumah dan modal usaha bagi orang tua sesuai ketentuan," tegas Bupati Jarot.

Dengan skema itu, Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses pendidikan dan fasilitas memadai. Program tersebut juga menjadi pintu bagi pemerintah daerah untuk mengidentifikasi persoalan sosial ekonomi keluarga peserta di kampung asal mereka.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ntbsatu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks