LOMBOK TENGAH — Anggota DPRD Lombok Tengah Ferdian Elmansyah menegaskan bahwa pesta demokrasi tingkat desa harus dijalankan secara demokratis dan tanpa tekanan. Politikus muda Golkar itu berbicara di tengah berlangsungnya pemungutan suara Pilkades Serentak 2026 di kabupaten tersebut.
Ferdian menekankan hasil akhir kontestasi tidak boleh merusak tali silaturahmi antarwarga maupun antar tetangga. Menurut dia, siapa pun yang terpilih adalah orang-orang terbaik yang dipercaya masyarakat untuk memimpin desanya.
Siapa yang Diminta Menjaga Kondusivitas Pilkades?
Ketua DPRD Lombok Tengah Lalu Ramdan menyasar seluruh pihak yang terlibat dalam tahapan pemilihan. Pemerintah daerah, penyelenggara pemilihan, unsur TNI dan Polri, para camat, panitia pemilihan, hingga pihak terkait lain diminta memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan.
Permintaan itu berlaku sejak menjelang pemungutan suara hingga hasil pemilihan ditetapkan. Ramdan menilai kesiapsiagaan seluruh pihak perlu diperkuat untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama tahapan berlangsung.
"Kepada pemerintah daerah, penyelenggara pemilihan, unsur TNI dan Polri, para camat, panitia pemilihan, serta seluruh pihak terkait, kami mengharapkan agar koordinasi dan kesiapsiagaan terus diperkuat," kata Ramdan.
Pesan Khusus untuk Calon Kepala Desa dan Tim Pendukung
Ramdan secara khusus mengingatkan para calon kepala desa beserta pendukungnya agar mengedepankan kedewasaan dalam berdemokrasi. Seluruh kandidat diminta menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati perbedaan pilihan.
Dia juga meminta para kandidat tidak mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat. Persaingan Pilkades, menurut Ramdan, merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus dijalani secara sehat.
Kontestasi politik di tingkat desa dinilai tidak boleh sampai merusak hubungan persaudaraan yang selama ini terjalin di tengah masyarakat. Warga juga diimbau menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dan menerima hasil pemilihan sesuai mekanisme yang berlaku.
Polisi Petakan Tingkat Kerawanan di Seluruh TPS
Jajaran kepolisian telah memetakan tingkat kerawanan di seluruh tempat pemungutan suara di Lombok Tengah. Langkah itu diambil guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama proses pemungutan suara.
Masyarakat diminta tetap waspada serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif yang berpotensi memicu konflik. Perbedaan pilihan dalam demokrasi dinilai sebagai hal yang wajar.
DPRD Lombok Tengah berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 berjalan aman dan kondusif. Hasil akhir pemilihan diharapkan diterima semua pihak tanpa merusak kerukunan warga di tingkat desa.