Pencarian

Cekcok Mulut Berujung Sadis, Seorang Pria di Sumbawa Luka Robek 15 Cm Usai Ditebas Parang dari Belakang

Kamis, 25 Juni 2026 • 23:08:33 WIB
Cekcok Mulut Berujung Sadis, Seorang Pria di Sumbawa Luka Robek 15 Cm Usai Ditebas Parang dari Belakang
Korban penganiayaan di Sumbawa mengalami luka robek 15 cm setelah ditebas parang dari belakang.

SUMBAMAWA — Aksi brutal terjadi di pertigaan samping Lapangan Desa Mata, Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa, Rabu (24/6/2026) pagi. Seorang pria berinisial I (44) menjadi korban penganiayaan berat setelah ditebas menggunakan sebilah parang dari arah belakang saat ia tengah berboncengan sepeda motor.

Luka Robek 15 Cm di Siku Kiri

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini melalui Kapolsek Empang AKP Abdul Muis Tajudin mengonfirmasi bahwa korban mengalami luka robek serius. “Akibat sabetan senjata tajam tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian siku sebelah kiri dengan panjang sekitar 15 cm dan lebar 4 cm,” ujar Kapolsek.

Korban sempat terjatuh dari sepeda motor bersama saksi MY (40) sebelum akhirnya berhasil dilerai oleh warga di lokasi kejadian. Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di PKM Tarano dan direncanakan akan dirujuk ke RSUD Sumbawa untuk penanganan medis lebih lanjut.

Mediasi Gagal, Pelaku Tak Hadir

Peristiwa berdarah ini dipicu oleh cekcok mulut yang terjadi beberapa waktu lalu antara korban dan terduga pelaku. Pihak Pemerintah Desa Mata sempat berinisiatif memanggil kedua belah pihak untuk mediasi pada pagi hari yang sama. Namun, karena terduga pelaku A tidak kunjung hadir di kantor desa hingga pukul 10.00 WITA, mediasi pun batal dilaksanakan.

Korban I bersama saksi MY kemudian memutuskan pulang. Saat melintas di lokasi kejadian, terduga pelaku tiba-tiba muncul dan langsung menebas korban dari arah belakang tanpa peringatan.

Pelaku Diamankan Warga, Polisi Imbau Tak Main Hakim Sendiri

Sesaat setelah kejadian, saksi MY segera mengamankan terduga pelaku ke bengkel terdekat guna menghindari hal yang tidak diinginkan dari massa. Sementara itu, pihak keluarga korban mendatangi Mapolsek Empang pada pukul 11.30 WITA untuk melaporkan kasus ini secara resmi.

Pihak Kepolisian Sektor Empang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap terduga pelaku. Kapolsek Empang AKP Abdul Muis Tajudin secara tegas mengimbau kepada pihak keluarga korban maupun warga masyarakat agar menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Proses hukum sedang berjalan secara profesional, kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini agar tercipta rasa keadilan dan ketertiban di tengah masyarakat,” tutup Kapolsek.

Pihaknya juga telah memerintahkan jajaran Bhabinkamtibmas Desa Mata untuk melakukan pendekatan kepada kedua belah pihak keluarga guna mengantisipasi adanya aksi balasan atau tindakan main hakim sendiri.

Bagikan
Sumber: kabarntb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks