Pencarian

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP per 22 Juni 2026: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Subsidi Aman

Senin, 22 Juni 2026 • 18:40:31 WIB
Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP per 22 Juni 2026: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Subsidi Aman
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter mulai 10 Juni 2026.

NUSA TENGGARA BARAT — PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan harga jual BBM non-subsidi per 10 Juni 2026. Kenaikan paling signifikan terjadi pada Pertamax (RON 92) yang naik dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green (RON 92) juga mengalami kenaikan dari Rp 12.900 per liter menjadi Rp 17.000 per liter.

Untuk produk berkualitas lebih tinggi, Pertamina masih mempertahankan harga lama. Pertamax Turbo (RON 98) dibanderol Rp 20.760 per liter, Dexlite Rp 23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp 24.800 per liter. Harga-harga ini tidak berubah sejak awal Juni 2026.

Subsidi Tetap Aman: Pertalite Rp 10.000, Biosolar Rp 6.800

Pemerintah melalui Pertamina memastikan tidak ada perubahan harga untuk BBM bersubsidi. Pertalite masih dijual dengan harga Rp 10.000 per liter, sementara Biosolar tetap di angka Rp 6.800 per liter. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga minyak global.

Operator Swasta: Shell dan Vivo Pilih Tahan Harga

Sementara itu, SPBU swasta belum menunjukkan pergerakan harga sejak awal bulan. Shell menetapkan harga Shell V-Power Diesel sebesar Rp 24.490 per liter per 1 Juni 2026. Vivo Energy juga tercatat menaikkan harga Diesel Primus menjadi Rp 30.890 per liter pada periode yang sama. Hingga 22 Juni, belum ada pengumuman penyesuaian harga baru dari kedua operator tersebut.

Kondisi ini membuat selisih harga antara BBM non-subsidi Pertamina dan produk kompetitor cukup terlihat. Konsumen yang mencari bahan bakar dengan oktan lebih tinggi atau jenis diesel premium masih memiliki opsi di SPBU swasta, meski dengan banderol yang lebih mahal.

Dengan harga yang cenderung stabil di semua merek, masyarakat dapat merencanakan pengeluaran bahan bakar tanpa kekhawatiran kenaikan mendadak dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks