Pencarian

Harga Perak Antam Anjlok Rp 1.900 Dalam Sehari, Terseret Aksi Jual Global

Rabu, 24 Juni 2026 • 12:15:01 WIB
Harga Perak Antam Anjlok Rp 1.900 Dalam Sehari, Terseret Aksi Jual Global
Harga perak Antam turun Rp 1.900 per gram, kembali ke level terendah enam bulan.

NUSA TENGGARA BARAT — Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam hari ini turun signifikan dibandingkan posisi kemarin yang masih bertengger di Rp 43.050 per gram. Penurunan ini membuat harga perak batangan Antam kembali ke level terendah dalam enam bulan terakhir.

Antam sendiri menyediakan produk perak dalam beberapa varian. Untuk perak batangan 250 gram, harganya dipatok Rp 10.812.500. Sementara untuk bobot 500 gram, konsumen harus merogoh kocek Rp 20.700.000. Antam juga menjual perak butiran dengan kemurnian 99,95%.

Dua Faktor Pemicu Aksi Jual

Di pasar global, harga perak kontrak berjangka merosot lebih dari 5% ke level US$ 62,07 per ons pada perdagangan Selasa waktu AS. Data dari TradingEconomics menunjukkan harga perak dunia kembali tertekan 0,11% ke US$ 61,48 per ons pada Rabu pagi.

Tekanan ini berasal dari dua arah. Pertama, sikap The Federal Reserve (The Fed) yang kian agresif. Dalam pertemuan kebijakan pekan lalu, Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, mengindikasikan peningkatan dukungan untuk kenaikan suku bunga ke depan. "Para pejabat the Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah tetapi mengindikasikan peningkatan dukungan untuk kenaikan suku bunga di masa mendatang," demikian pernyataan resmi yang dikutip dari risalah pertemuan.

Kedua, aksi jual besar-besaran di bursa saham teknologi AS ikut menyeret logam mulia. Investor terpaksa mencairkan posisi di emas dan perak untuk menutup kerugian di portofolio saham mereka. Kondisi ini diperparah oleh meredanya kekhawatiran inflasi setelah adanya kemajuan negosiasi damai antara AS dan Iran yang membantu melancarkan lalu lintas di Selat Hormuz.

Prospek Perak dan Emas Makin Tertekan

Koreksi harga perak Antam ini sejalan dengan pelemahan harga emas dunia. Kontrak berjangka emas tercatat turun 1,3% menjadi US$ 4.149,40 per ounce. Sejak pecahnya konflik AS-Iran pada 28 Februari lalu, reputasi emas sebagai aset safe-haven mulai dipertanyakan karena faktor-faktor pendorong kenaikannya perlahan terkikis.

Bank of America bahkan me

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks