DOMPU — Pemerintah Kabupaten Dompu menargetkan peningkatan surplus produksi padi setelah menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian modern ke delapan kecamatan. Bantuan dari Kementerian Pertanian RI itu diserahkan Bupati Dompu Bambang Firdaus di Gudang Alsintan Lingkungan Jado, Kelurahan Dorotangga, Sabtu (6/6/2026).
Hasil Komunikasi Setahun dengan Pemerintah Pusat
Bupati Bambang Firdaus mengungkapkan bahwa bantuan alsintan ini merupakan hasil sinergi yang dibangun selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Djafar. "Alhamdulillah, apa yang kita lihat hari ini merupakan hasil dari upaya dan komunikasi yang terus dilakukan dengan pemerintah pusat," ujarnya dalam sambutan.
Menurut Bambang, baru satu tahun bekerja, berbagai program sudah mulai dirasakan masyarakat. Ia optimistis jika ikhtiar ini terus berlanjut, semakin banyak program pembangunan yang dapat dihadirkan untuk Dompu.
Surplus Padi Capai Rekor Sebelum Alsintan Baru
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan kabar positif terkait produksi padi Dompu tahun 2026. Capaian surplus produksi tahun ini sudah tercatat positif, bahkan sebelum bantuan alsintan modern disalurkan ke kelompok tani.
"Alsintan ini merupakan investasi untuk masa depan pertanian Dompu. Dengan dukungan teknologi pertanian yang lebih modern, produktivitas petani akan semakin meningkat," tegas Bambang. Ia mengingatkan agar penerima memanfaatkan bantuan sesuai peruntukan dan tidak memindahtangankan ke pihak lain.
Kadis Pertanian: Ada Proses Panjang di Balik Bantuan Ini
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Dompu Syahrul Ramadhan menjelaskan bahwa bantuan tidak datang begitu saja. Ada proses panjang berupa komunikasi, koordinasi, dan pengawalan yang dilakukan Bupati bersama jajaran ke pemerintah pusat.
"Alhamdulillah, hasilnya kini dapat dirasakan langsung oleh para petani," ungkap Syahrul. Bantuan alsintan mencakup peralatan untuk kegiatan pra panen maupun pasca panen yang diyakini akan meningkatkan efisiensi usaha tani masyarakat.
Modernisasi Pertanian di Lumbung Pangan NTB
Dompu dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Nusa Tenggara Barat. Dengan tambahan alsintan modern, Pemkab Dompu optimistis sektor pertanian akan semakin maju dan produktif. Peningkatan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan petani menjadi target utama dari program ini.
Bantuan disalurkan ke kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan. Pemerintah daerah berharap perawatan alsintan dilakukan dengan baik agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.