NUSA TENGGARA BARAT — PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) menggelar pameran terbuka New Honda Vario Evo 160 di Halaman Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (25/7/2026). Acara yang berlangsung dari sore hingga malam ini sukses menarik animo warga Malang dan sekitarnya. Tidak hanya sekadar pamer, pengunjung bisa langsung mencoba motor melalui sesi test ride yang disediakan panitia.
Di area Product Exhibition, perubahan desain Vario Evo 160 langsung terlihat. Garis bodi lebih tajam dengan lampu LED full-face di depan, memberikan kesan agresif khas skutik sporty. Posisi berkendara terasa natural, setang tidak terlalu rendah, dan pijakan kaki cukup lega untuk pengendara bertinggi 165-175 cm. Panel instrumen digital full LCD mudah terbaca meski di bawah sinar matahari langsung.
Fitur unggulan meliputi Answer Back System pada kunci keyless, USB charger tipe A di laci depan, serta bagasi cukup muat untuk helm half-face. Namun, tidak ada indikator tekanan ban atau fitur konektivitas smartphone — sesuatu yang sudah mulai umum di kompetitor sekelasnya.
Antrean terpanjang justru di zona test ride. Sesi ini memberikan kesempatan merasakan mesin 160cc eSP+ yang diklaim menghasilkan tenaga 16 PS dan torsi 13,8 Nm. Di lintasan lurus pendek, akselerasi dari posisi diam terasa enteng dan responsif. Transmisi CVT bekerja halus tanpa jeda, cocok untuk stop-and-go di perkotaan.
Handling menjadi nilai jual utama. Rasa setang ringan dan bobot motor yang terasa sentris membuat bermanuver di tikungan sempit terasa mudah. Pengunjung bernama Citra, yang sengaja datang dari media sosial, mengaku tarikan motornya responsif dan posisi berkendara nyaman. "Setelah mencoba langsung, ternyata handling-nya ringan," ujarnya.
Meski handling unggul, suspensi belakang terasa stiff saat melintasi polisi tidur di area test ride. Untuk skutik harian yang sering membawa boncengan atau melewati jalan rusak, ini bisa menjadi catatan. Getaran mesin di area footstep juga terasa cukup jelas pada putaran menengah ke atas — tidak mengganggu secara brutal, tapi cukup terasa dibanding Vario 160 generasi sebelumnya.
Selain itu, konsumsi bahan bakar real-world belum bisa diverifikasi. Klaim pabrikan 46,9 km/liter (metode WMTC) perlu diuji dalam kondisi lalu lintas Indonesia yang padat dan stop-and-go.
Acara juga dimeriahkan Paguyuban Honda Malang (PAHAM) yang berbagi pengalaman dengan calon pembeli. Kehadiran komunitas ini menjadi sinyal bahwa after-sales dan ekosistem modifikasi Honda di Malang cukup solid. MPM Honda Jatim juga menawarkan promo khusus selama pameran, meski detail skema kredit atau diskon tunai tidak disebutkan dalam rilis.
New Honda Vario Evo 160 jelas berhasil mencuri perhatian berkat desain sporty dan handling ringan. Test ride singkat memberikan kesan positif untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Namun, beberapa aspek seperti kenyamanan suspensi belakang, getaran mesin, dan konsumsi BBM masih memerlukan pengujian lebih lanjut — idealnya dalam pemakaian harian selama satu hingga dua minggu.
Untuk siapa motor ini cocok? Pengendara yang mengutamakan tampilan sporty, handling lincah, dan fitur modern seperti keyless dan LED. Kurang cocok untuk mereka yang prioritas utamanya kenyamanan suspensi di jalan rusak atau efisiensi bahan bakar ekstrem — setidaknya sampai ada data real-world yang lebih komprehensif.