NUSA TENGGARA BARAT — Bugatti memperingati dua dekade kehadirannya di pasar Amerika Serikat dengan mengumpulkan 21 hypercar di Wynn Las Vegas, 20 di antaranya milik pemilik privat. Perayaan ini menandai 20 tahun sejak Veyron pertama kali mengaspal di jalanan Amerika, sekaligus menegaskan posisi Negeri Paman Sam sebagai pasar terbesar Bugatti di dunia dengan 353 unit dan 12 diler aktif.
Acara yang berlangsung di sela Concours at Wynn Las Vegas tersebut mempertemukan pemilik dari tiga generasi model Bugatti modern: Veyron, Chiron, dan Tourbillon. Penyelenggara mencatat lebih dari 7.500 pengunjung hadir sepanjang pameran berlangsung.
Destrier Kembali Tampil Setelah Debut di Monterey
Sorotan utama perayaan datang dari Destrier, commission one-off berbasis sasis Bolide yang dikerjakan divisi Programme Solitaire. Hypercar ini sebelumnya diperkenalkan ke publik pada Monterey Car Week awal tahun.
Destrier menjadi proyek ketiga Programme Solitaire setelah Brouillard dan FKP Hommage. FKP Hommage sendiri merupakan one-off bermesin 1.578 tenaga kuda yang menafsirkan ulang siluet Veyron dengan perangkat keras berbasis Chiron.
Pasar Amerika Jadi Prioritas Alokasi Tourbillon
Bugatti mengonfirmasi bahwa satu dari tiga unit Tourbillon yang diproduksi akan dialokasikan untuk pembeli Amerika. Rasio tersebut kurang lebih sejalan dengan porsi pengiriman Bugatti ke Amerika sejak 2006.
Tourbillon sendiri menggantikan posisi Veyron dan Chiron di puncak jajaran model. Angka 353 unit yang tersebar di 12 diler berarti rata-rata di bawah 30 kendaraan per lokasi, mencerminkan model bisnis berbasis commission langsung dan relasi jangka panjang, bukan lalu lintas showroom walk-in.
Fokus pada Pemilik, Bukan Sekadar Jumlah Unit
Sascha Doering, COO Bugatti of the Americas, menempatkan perayaan ini sebagai momen untuk pemilik dan penggemar. "Amerika Serikat telah membantu membentuk sejarah modern Bugatti. Selama dua puluh tahun, pemilik dan penggemar di seluruh negeri telah merangkul merek ini dengan semangat luar biasa, dan pelanggan baru bergabung dengan keluarga Bugatti setiap tahun," ujarnya.
Senada dengan itu, Managing Director Bugatti Hendrik Malinowski menegaskan bahwa makna tonggak sejarah ini bukan terletak pada jumlah mobil yang telah dikirim. "Kami memperkenalkan Veyron ke Amerika Serikat dua puluh tahun lalu, memulai perjalanan yang jauh melampaui ekspektasi kami," kata Malinowski. "Hari ini, Amerika adalah pasar terbesar kami, tetapi yang membuat tonggak ini benar-benar bermakna bukanlah jumlah mobil yang telah kami kirimkan."
Nilai Koleksi dan Konteks Pameran
Bugatti tidak mempublikasikan nilai dari 21 hypercar yang berkumpul dalam perayaan tersebut. Sebagai gambaran skala, pameran Concours yang mengelilinginya mencakup 385 entri dengan estimasi nilai total mencapai 1,3 miliar dolar AS.
Pertumbuhan armada Bugatti di Amerika terbilang bertahap sejak Veyron tiba pada 2006. Dua dekade kemudian, kombinasi 353 unit terdaftar dan rencana alokasi sepertiga produksi Tourbillon menunjukkan bahwa pasar Amerika tetap menjadi fondasi utama strategi global Bugatti.