Pencarian

BRIDA Sumbawa Barat Latih 35 Pohon Kurma di Masjid Agung, Dorong Klaster Ekonomi Umat

Sabtu, 07 November 2026 • 08:46:31 WIB
BRIDA Sumbawa Barat Latih 35 Pohon Kurma di Masjid Agung, Dorong Klaster Ekonomi Umat
Kepala BRIDA Sumbawa Barat Mars Anugerainsyah menyampaikan materi dalam bimbingan teknis budidaya kurma di Masjid Agung Darussalam, Taliwang.

TALIWANG — Kepala BRIDA Sumbawa Barat Mars Anugerainsyah menyebut kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Lembaga Ukhuwah Datu Nusantara Lombok Utara. Peserta tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, tetapi juga praktik langsung soal teknik penanaman dan pemeliharaan kurma.

35 Pohon Kurma Jadi Lokasi Percontohan di Masjid Agung

Mars menjelaskan, 35 batang pohon kurma unggul yang ditanam di halaman Masjid Agung Darussalam berfungsi sebagai contoh penerapan teknologi budidaya di Sumbawa Barat. Lokasi itu dipilih karena masjid dinilai bisa jadi pusat kegiatan produktif jamaah.

Pengelolaan usaha ekonomi masjid nantinya melibatkan lembaga khusus di luar struktur kepengurusan masjid. Tujuannya agar pengelolaan berjalan lebih fokus dan profesional.

Ekosistem Masjid: dari Ibadah ke Nilai Tambah Ekonomi

Mars menuturkan, pengembangan kurma merupakan bagian dari upaya menciptakan ekosistem berbasis masjid. Ia menyebut masjid memakmurkan jamaah, dan jamaah memakmurkan masjid lewat kegiatan produktif seperti budidaya ikan, kurma, dan usaha berbasis syariah.

"Kami ingin menciptakan ekosistem berbasis masjid. Masjid memakmurkan jamaah dan jamaah memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan produktif seperti budidaya ikan, kurma, dan usaha berbasis syariah," ujar Mars di sela-sela kegiatan.

Dengan begitu, warga yang datang ke masjid tidak hanya memperoleh manfaat spiritual, tetapi juga nilai tambah ekonomi.

Tanah Pulau Sumbawa Dinilai Potensial untuk Kurma

Menurut Mars, budidaya kurma punya peluang ekonomi menjanjikan. Kondisi tanah di Pulau Sumbawa dinilai potensial untuk pengembangan tanaman tersebut. Langkah ini juga sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat dalam menciptakan klaster-klaster ekonomi baru.

Peserta Dilibatkan Praktik Langsung

Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi BRIDA Sumbawa Barat Indra Jaya mengatakan, bimtek dirancang interaktif dan aplikatif. Peserta mengikuti materi di dalam ruangan sekaligus praktik penanaman dan pemeliharaan kurma.

"Kami ingin membangun interaksi dua arah dengan para narasumber, agar ilmu yang diperoleh lebih praktis dan mudah diterapkan di tempat masing-masing. Makanya ada materi aplikasinya juga," jelas Indra.

Bimtek diikuti penyuluh pertanian se-Sumbawa Barat, pengurus Masjid Agung Darussalam, pegawai BRIDA, serta sejumlah pengurus masjid yang sudah memiliki tanaman kurma.

Pendampingan Lanjutan bagi Warga

BRIDA Sumbawa Barat berkomitmen memfasilitasi dan mendampingi pengembangan budidaya kurma di masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, lembaga ahli, penyuluh pertanian, dan pengurus masjid diharapkan menghasilkan model pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks