Pencarian

Prabowo Bekali 400 Sarjana P3MDI Batch 1, Jalur Cepat ke BUMN

Kamis, 05 November 2026 • 09:04:31 WIB
Prabowo Bekali 400 Sarjana P3MDI Batch 1, Jalur Cepat ke BUMN
Presiden Prabowo Subianto memberikan pembekalan kepada 400 sarjana peserta P3MDI Batch 1 2026 di Istana Kepresidenan.

NUSA TENGGARA BARAT — Presiden Prabowo Subianto memberi pembekalan kepada 400 sarjana terpilih program P3MDI Batch 1 2026 di Istana Kepresidenan, dengan menekankan integritas dan jiwa kebangsaan. Program garapan Universitas Republik Indonesia (URI) ini menyiapkan peserta untuk bekerja tetap di BUMN dan posisi strategis pemerintah setelah menjalani pelatihan enam bulan dan magang dua bulan.

Sebanyak 400 lulusan sarjana terpilih mengikuti taklimat Presiden Prabowo Subianto dalam pembekalan Program Pendidikan dan Pengembangan Manajemen Dasar Indonesia (P3MDI) Batch 1 2026. Acara di Istana Kepresidenan itu juga dihadiri sekitar 130 guru besar, akademisi, serta praktisi pendidikan. Peserta merupakan hasil seleksi angkatan pertama yang digelar Universitas Republik Indonesia (URI).

Pesan Integritas di Depan Guru Besar

Dalam pembekalannya, Presiden menegaskan pemimpin masa depan tidak cukup hanya cakap secara profesional. Integritas, empati, dan jiwa kebangsaan harus tumbuh bersamaan dengan kemampuan kerja. Pesan itu disampaikan agar peserta siap menghadapi tanggung jawab di dunia kerja.

Kepala Negara juga menyampaikan pesan kepada para guru besar dan akademisi yang hadir. Mereka diajak berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa lewat riset, solusi, dan inovasi. Taklimat tersebut sekaligus menekankan penguatan kapasitas dan kompetensi diri para peserta.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menjelaskan, pembekalan Presiden tidak berhenti pada kompetensi teknis. Presiden ingin para peserta siap secara karakter dan memahami kondisi masyarakat.

"Intinya tadi Pak Presiden memberikan pembekalan bagaimana mereka betul-betul siap, betul-betul memiliki integritas yang baik, hati yang baik, kapasitas yang baik, dan juga jiwa kebangsaan, rasa pemahaman yang baik tentang kondisi rakyat Indonesia, kondisi bangsa Indonesia," kata Brian.

Enam Bulan Pelatihan, Dua Bulan Magang

Sebelum terjun ke dunia kerja, peserta akan menjalani pelatihan intensif selama enam bulan, kemudian magang dua bulan. Brian menyebut URI bertugas menyiapkan para peserta sebelum ditempatkan di BUMN dan program strategis lainnya.

"Nah ini yang mereka ada training selama 6 bulan, kemudian mereka akan ada magang juga selama 2 bulan," jelas dia.

Pelatihan dan magang itulah yang menjadi bekal peserta sebelum ditempatkan. Setelah tahapan rampung, mereka berpeluang menjadi pegawai tetap di Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Para peserta juga diproyeksikan mengisi berbagai posisi strategis pemerintah.

"Sebanyak 400 lulusan sarjana terpilih akan mengikuti pelatihan intensif selama 6 bulan dan magang selama 2 bulan untuk selanjutnya dapat bekerja tetap di BUMN," tulis unggahan akun Instagram @sekretariat.kabinet.

Posisi P3MDI di Tengah Kebutuhan Talenta BUMN

P3MDI merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk mendukung program strategis nasional. Brian menuturkan, program ini menyasar lulusan sarjana yang memang memiliki kapasitas baik dan dibutuhkan sesuai berbagai program strategis nasional.

"Menyiapkan para lulusan dari sarjana yang memang memiliki kapasitas yang baik, yang dibutuhkan sesuai untuk berbagai program strategis nasional," ujar Brian.

Presiden juga berharap para peserta tampil optimal sambil menjunjung kejujuran dan tanggung jawab. "Sehingga mereka ketika nanti bekerja, mereka memiliki performasi yang baik dengan integritas yang tinggi," kata dia.

Dengan perpaduan pendidikan karakter, penguatan kepemimpinan, dan pengalaman kerja langsung, P3MDI Batch 1 diharapkan melahirkan talenta nasional yang kompeten dan berintegritas. Bagi BUMN, jalur ini menjadi salah satu cara pemerintah menambah pasokan talenta muda tanpa harus menunggu proses rekrutmen reguler.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks