Pencarian

Pengusaha Spanyol Incar Investasi Infrastruktur Pelabuhan demi Dukung IKN, Ini Temuannya dengan Pelindo

Senin, 08 Juni 2026 • 19:59:02 WIB
Pengusaha Spanyol Incar Investasi Infrastruktur Pelabuhan demi Dukung IKN, Ini Temuannya dengan Pelindo
Delegasi bisnis Spanyol kunjungi kantor Pelindo Balikpapan untuk pelajari peran pelabuhan dalam mendukung IKN.

NUSA TENGGARA BARAT — Rombongan Misi Bisnis Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Madrid menyambangi kantor Pelindo di Jalan Yos Sudarso, Balikpapan. Mereka ingin melihat langsung perkembangan IKN dan peran pelabuhan dalam menopang aktivitas ekonomi kawasan.

Wakil Ketua Komite Spanyol dan Portugal, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Herodijaya Effendie, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian Misi Bisnis perusahaan-perusahaan Spanyol ke Indonesia yang berlangsung 2–6 Juni 2026.

Energi Terbarukan Hingga Teknologi Komunikasi Ditawarkan

General Manager Pelindo Regional 4 Balikpapan, Suhadi Hamid, mengungkapkan bahwa delegasi Spanyol tidak hanya datang untuk menjajaki investasi. Mereka juga memperkenalkan sejumlah teknologi dan produk potensial untuk modernisasi sektor kepelabuhanan.

"Mereka ingin mengetahui bagaimana perkembangan IKN dan seperti apa peran pelabuhan dalam mendukung aktivitas ekonomi. Sebagai pintu gerbang logistik, tentu kami menyampaikan berbagai potensi yang dimiliki pelabuhan di Kaltim," ujar Suhadi.

Beberapa solusi yang ditawarkan mencakup panel surya sebagai energi terbarukan, serta teknologi komunikasi dan sistem elektronik untuk meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan.

Kedalaman 14 Meter Jadi Daya Tarik Utama

Dalam diskusi, perhatian utama delegasi Spanyol tertuju pada kesiapan infrastruktur pelabuhan dalam mendukung mobilitas logistik menuju IKN. Saat ini, Pelindo mengelola sejumlah pelabuhan strategis di Kaltim, di antaranya Pelabuhan Semayang Balikpapan, Pelabuhan Samarinda, dan Kawasan Kariangau Terminal (KKT).

KKT memiliki keunggulan dengan kedalaman perairan mencapai sekitar 14 meter Low Water Spring (LWS). Kondisi ini ideal untuk mengakomodasi kapal berukuran besar maupun kapal peti kemas bermuatan berat. Lahan penumpukan yang masih luas juga siap mendukung aktivitas bongkar muat dan distribusi logistik.

Konektivitas Makin Kuat, Akses ke IKN Makin Cepat

Daya dukung kawasan semakin diperkuat oleh proyek konektivitas yang tengah berjalan. Salah satunya adalah Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), sehingga mempercepat akses menuju IKN.

Hasil pembahasan dalam pertemuan ini diharapkan menjadi masukan bagi Pelindo maupun dunia usaha untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas ke depannya. Kunjungan ini menegaskan posisi pelabuhan Kaltim sebagai tulang punggung logistik di kawasan IKN.

Bagikan
Sumber: kotaku.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks