Jambore Jurnalistik Pelajar SMA/SMK/MA se-Wilayah 1 NTB 2026 akan digelar di Wisata Alam Gowa Lawah, Narmada, Lombok Barat, pada 28–30 Agustus 2026. Diinisiasi SMAN 1 Narmada, acara ini menghadirkan Suara NTB sebagai media partner dan Bank Indonesia Perwakilan NTB sebagai sponsor utama. Kegiatan yang dibuka Bunda Literasi NTB, Hj. Sinta Agathia Iqbal, ini dirancang sebagai perkemahan edukatif yang memadukan pelatihan jurnalistik dengan pemahaman transaksi keuangan digital.
GIRI MENANG — Jambore Jurnalistik Pelajar se-Wilayah 1 NTB 2026 memasuki tahap finalisasi persiapan. Rangkaian acara berlangsung tiga hari di Wisata Alam Gowa Lawah, Lebah Sempage, Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Tema yang diangkat: "Merekam Fakta, Menjaga Rupiah: Kolaborasi Jurnalisme Digital dan Literasi Keuangan yang Berkesadaran".
Ketua Panitia sekaligus Pembina Jurnalistik SMAN 1 Narmada, Habiburrahman, S.Pd., M.Pd., menyebut kegiatan ini sebagai momentum strategis. "Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempertemukan dunia pendidikan, media, komunitas literasi, dan lembaga yang memiliki perhatian terhadap penguatan kapasitas generasi muda," tuturnya.
Pelatihan dikemas dalam format perkemahan, bukan ruang kelas konvensional. Peserta menjalani praktik lapangan langsung: observasi, wawancara, peliputan, fotografi, produksi video, hingga penyuntingan karya.
Kepala SMAN 1 Narmada, Hulwani, S.Pd., MM., mengapresiasi Jurnalis Smanar dan peserta dari berbagai sekolah. Menurutnya, kegiatan ini mendorong pelajar berpikir kritis, memproduksi informasi secara bertanggung jawab, serta memahami teknologi dan transaksi keuangan digital.
Kompetisi yang dipertandingkan meliputi produksi berita, opini, fotografi jurnalistik, sinematografi, dan desain poster digital. Peserta diproyeksikan berasal dari perwakilan SMA, SMK, dan MA di Wilayah 1 NTB, termasuk sejumlah undangan dari sekolah irisan dan guru pendamping.
Bank Indonesia Perwakilan NTB sebagai sponsor utama mengarahkan dukungannya pada penguatan literasi keuangan digital. Materi yang disampaikan mencakup edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah (CBP Rupiah), penggunaan QRIS, sistem pembayaran Indonesia, serta kewaspadaan terhadap penipuan dan kejahatan siber finansial.
Kehadiran BI di area terbuka Wisata Alam Gowa Lawah memberi nuansa baru bagi peserta. Pelajar tidak hanya belajar teknik menulis berita, tetapi juga memahami cara kerja transaksi digital dan melindungi diri dari modus penipuan berbasis finansial.
Suara NTB mendampingi publikasi kegiatan sekaligus membuka ruang edukasi kepada masyarakat tentang proses kerja jurnalistik. Keterlibatan media lokal ini menjadi jembatan antara karya peserta dan audiens yang lebih luas.
Selain BI dan Suara NTB, panitia menyampaikan apresiasi kepada mitra pendukung lainnya: Emina Cosmetics, Telkomsel by.U, Toko Abadi, Penerbit Erlangga, dan Bank Syariah Indonesia.
Jambore ini diharapkan tidak berhenti sebagai ajang kompetisi tahunan. Ia menjadi ruang belajar bersama untuk melahirkan pelajar yang kritis terhadap informasi, adaptif terhadap teknologi, dan mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat serta edukatif.