Pencarian

Laba SeaBank Melejit 288% Jadi Rp375,6 Miliar di Kuartal I 2026, Kredit Tumbuh 40,83%

Jumat, 22 Mei 2026 • 09:58:07 WIB
Laba SeaBank Melejit 288% Jadi Rp375,6 Miliar di Kuartal I 2026, Kredit Tumbuh 40,83%
Laba SeaBank melonjak 288% menjadi Rp375,6 miliar pada kuartal I 2026.

NUSA TENGGARA BARAT — PT Bank Seabank Indonesia mencatatkan laba bersih setelah pajak sebesar Rp375,6 miliar pada kuartal I 2026. Angka ini melesat 288 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp96,7 miliar. Pertumbuhan ini menjadi salah satu yang tertinggi di antara bank digital di Indonesia.

Dominasi Dana Murah Jadi Mesin Pertumbuhan

Kinerja impresif ini tidak lepas dari struktur pendanaan SeaBank yang efisien. Hingga Maret 2026, total Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp39,1 triliun, tumbuh 44,58 persen secara tahunan. Yang menarik, porsi dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) mendominasi hingga 69,10 persen dari total DPK.

Dominasi CASA yang tinggi memungkinkan SeaBank menekan biaya dana, sehingga margin bunga bersih lebih terjaga. Strategi ini menjadi kunci di tengah tekanan likuiditas yang masih membayangi sektor perbankan nasional.

Ekspansi Kredit Ritel yang Terukur

SeaBank menyalurkan kredit sebesar Rp34,80 triliun pada kuartal I 2026, naik 40,83 persen dari Rp24,71 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya. Penyaluran kredit difokuskan pada segmen retail individual melalui dua jalur utama: direct lending dan kerja sama dengan perusahaan multifinance serta mitra lending partner.

Meskipun agresif dalam ekspansi, SeaBank tetap menjaga kualitas aset. Rasio Non-Performing Loan Gross tercatat terkendali di angka 1,56 persen, menunjukkan bahwa pertumbuhan kredit tidak diikuti oleh penurunan kualitas pinjaman.

Modal Kuat untuk Ekspansi Jangka Panjang

Direktur Utama SeaBank Indonesia Sasmaya Tuhuleley menyatakan bahwa capaian ini membuktikan ketangguhan model bisnis bank digital. "Kami akan terus menjaga momentum ini dengan menghadirkan teknologi layanan keuangan, demi menciptakan akses yang lebih luas bagi setiap lapisan masyarakat," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (21/5).

SeaBank juga memastikan kecukupan modal yang solid dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 21,88 persen di akhir kuartal I 2026. Rasio ini jauh di atas ketentuan regulator, memberikan ruang bagi bank untuk terus berekspansi tanpa tekanan permodalan. Total aset SeaBank pun tumbuh 33 persen secara tahunan menjadi Rp49,7 triliun.

Apa Artinya bagi Industri Bank Digital?

Pertumbuhan SeaBank menjadi tolok ukur bagi bank digital lain di Indonesia. Kemampuan mencatatkan laba tinggi sambil menjaga NPL dan CAR di level sehat menunjukkan bahwa model bisnis digital banking bisa berkelanjutan secara finansial. Bagi investor, kinerja ini memperkuat argumen bahwa sektor perbankan digital masih memiliki ruang tumbuh, terutama di segmen ritel yang belum tersentuh perbankan konvensional.

FAQ:

Apakah SeaBank sudah melantai di bursa?
Tidak, SeaBank saat ini masih merupakan entitas tertutup di bawah Grup Sea Limited dan belum tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Bagaimana SeaBank bisa menekan NPL di tengah ekspansi kredit agresif?
SeaBank mengandalkan analisis data dan teknologi skoring kredit untuk menyaring calon debitur, serta fokus pada segmen retail dengan plafon kecil yang risikonya lebih terdiversifikasi.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks