MATARAM — Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan pasokan LPG 3 Kg atau gas melon di Nusa Tenggara Barat (NTB) selama long weekend Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah. Sebanyak 147.000 tabung tambahan telah didistribusikan ke seluruh wilayah untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat.
Penambahan stok ini menyasar 10 kabupaten dan kota di NTB, termasuk Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Dompu, Bima, Kota Bima, dan Sumbawa Barat. Dengan tambahan tersebut, total pasokan LPG 3 Kg di NTB mencapai angka yang mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga dan usaha mikro selama libur panjang.
147.000 Tabung Tambahan untuk 10 Wilayah
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa penambahan pasokan dilakukan secara bertahap sejak H-7 Idul Adha. "Kami menambah stok LPG 3 Kg sebanyak 147.000 tabung untuk memastikan tidak ada kelangkaan selama long weekend," ujarnya dalam keterangan resmi.
Distribusi tambahan difokuskan pada titik-titik konsumsi tinggi seperti pasar tradisional, kawasan permukiman padat, dan sentra usaha mikro di seluruh NTB. Pertamina juga mengaktifkan posko siaga di setiap daerah untuk memantau distribusi secara real-time.
Fakta Singkat Pasokan LPG 3 Kg di NTB
- 147.000 tabung LPG 3 Kg tambahan disiapkan untuk long weekend Idul Adha
- Pasokan menyasar 10 kabupaten/kota di NTB
- Distribusi dilakukan sejak H-7 Idul Adha melalui agen dan pangkalan resmi
- Posko siaga diaktifkan untuk memantau kelancaran distribusi
Antisipasi Lonjakan Konsumsi Rumah Tangga dan UMKM
Lonjakan kebutuhan LPG 3 Kg biasanya terjadi saat libur panjang karena meningkatnya aktivitas memasak di rumah tangga dan usaha mikro. Pertamina mencatat konsumsi gas melon di NTB rata-rata naik 15-20 persen selama momen hari raya dan libur panjang.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 Kg hanya di pangkalan dan agen resmi. "Kami minta warga tidak panic buying. Stok aman, distribusi berjalan lancar," tambah Ahad. Masyarakat yang menemukan indikasi penimbunan atau harga di atas HET (Harga Eceran Tertinggi) dapat melapor ke call center Pertamina 135.
Harga LPG 3 Kg di NTB Dipastikan Stabil
Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 Kg di NTB ditetapkan berbeda per kabupaten/kota, berkisar antara Rp 16.000 hingga Rp 19.000 per tabung. Pertamina memastikan harga di pangkalan resmi tidak akan berubah selama masa siaga Idul Adha. Pengawasan distribusi juga diperketat untuk mencegah penyalahgunaan gas melon oleh oknum tidak bertanggung jawab.