Pencarian

Jalan Provinsi NTB Gelap Gulita, Dishub Butuh Rp 2 Triliun untuk Pasang PJU di 1.400 Kilometer

Selasa, 19 Mei 2026 • 14:34:01 WIB
Jalan Provinsi NTB Gelap Gulita, Dishub Butuh Rp 2 Triliun untuk Pasang PJU di 1.400 Kilometer
Dishub NTB memerlukan anggaran Rp 2 triliun untuk pemasangan PJU di 1.400 kilometer jalan provinsi.

MATARAM — Pemprov NTB mengakui masih kesulitan mengalokasikan anggaran untuk penerangan jalan umum (PJU) di seluruh jalan provinsi. Dari total panjang jalan 1.400 kilometer, baru sebagian kecil yang terpasang lampu. Sisanya gelap, termasuk di ruas vital menuju kawasan ekonomi khusus.

Anggaran Triliunan Belum Tersedia, Lampu Baru 447 Titik pada 2025

Kepala Dishub NTB Ervan Anwar menyebut kebutuhan anggaran untuk menerangi seluruh jalan provinsi mencapai Rp 1,5 hingga Rp 2 triliun. "Dari Ampenan sampai Sape yang kita butuh triliunan. Tapi sekarang kan belum ada anggaran," ujarnya pekan lalu.

Pada tahun 2025, Pemprov NTB hanya mampu memasang 447 titik lampu PJU baru di ruas jalan Lombok dan Sumbawa. Pemasangan dilakukan bertahap berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) APBD Dishub NTB. Setiap unit lampu memiliki nilai kontrak sekitar Rp 38–40 juta.

Bypass Mandalika Ikut Gelap, Dishub Lempar Bola ke Instansi Pusat

Kawasan wisata super prioritas Bypass Mandalika juga tak luput dari minim penerangan. Hampir sepanjang jalan dari Bypass Bandara hingga Bundaran Sengkol, lampu jalan mati atau tidak terpasang. Ervan mengatakan tanggung jawab penerangan di jalur itu berada di tangan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), dan Pemkab Lombok Barat.

“Kita sudah surati, memperbaiki yang mati, mengganti yang rusak,” kata Ervan. Ia menambahkan pihak-pihak tersebut sudah meninjau titik PJU yang rusak, namun baru BPTD yang memberikan laporan resmi bahwa ada ratusan lampu yang rusak.

500 Kilometer Jalan di Lombok Jadi Prioritas Pemasangan PJU

Dari total 1.400 kilometer jalan provinsi, sekitar 500 kilometer berada di Pulau Lombok dan sisanya di Pulau Sumbawa. Untuk Lombok, pemasangan PJU terkonsentrasi di ruas prioritas seperti Jalan Kediri–Praya (47 titik), Jalan Praya–Keruak (40 titik), dan Jalan Tanjung Teros–Korleko–Pringgabaya (50 titik).

Sementara di Pulau Sumbawa, lampu dipasang di Jalan Sultan Kaharuddin Sila (20 titik), Jalan Imam Bonjol Dompu (21 titik), dan Jalan Talabiu–Simpasai Kabupaten Bima (18 titik). Sebaran ini masih jauh dari kebutuhan total untuk menerangi ribuan kilometer jalan yang melintasi dua pulau utama NTB.

Lampu Mati di Jalur Ekonomi, Risiko Kecelakaan Meningkat

Minimnya penerangan di jalan provinsi tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Jalan-jalan seperti Rembiga–Pemenang dan Kuta–Montong Ajan yang menjadi akses utama warga dan wisatawan kerap dikeluhkan pengendara karena gelap total di malam hari. Dishub NTB berjanji akan terus mengupayakan penambahan anggaran pada APBD perubahan mendatang, meski belum ada kepastian kapan seluruh jalan provinsi akan terang.

Bagikan
Sumber: ekbisntb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks