MATARAM — Deretan motor dan mobil terlihat memenuhi jalur sepeda di kiri dan kanan Jalan Udayana, Mataram, pada Senin (18/5/2026). Padahal, rambu larangan parkir sudah terpasang jelas di sepanjang jalan protokol tersebut. Warga pengguna sepeda mengaku kerap kesulitan melintas karena badan jalan yang mendadak menyempit.
Warga: Jalur Kami Dipakai Parkir, Mana Tempat Aman?
Aulia, warga Mataram, mengaku jengkel dengan kondisi tersebut. Ia menuturkan, saat libur panjang beberapa waktu lalu, area jalur sepeda dipenuhi penuh oleh motor dan mobil.
"Kasihan kami yang pengguna sepeda, jalan makin sempit," keluhnya, Senin.
Senada, Ikhsan, warga lainnya yang kerap bersepeda, menyayangkan parkir liar yang terus terjadi. "Pengguna sepeda sudah dibuatkan jalur khusus, tapi jalur kami malah dipakai untuk parkir motor sampai parkir mobil. Di mana jalur aman kami?" ujarnya.
Dishub Akui Patroli Sering, Pelaku Kucing-Kucingan
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, Zulkarwin, buka suara menanggapi keluhan warga. Ia berjanji akan mengerahkan petugas untuk menertibkan parkir liar di jalur sepeda tersebut.
Menurut Zulkarwin, petugas Dishub Mataram sudah sering melakukan patroli di ruas jalan itu. Namun, para pelaku parkir liar kerap bermain kucing-kucingan.
"Saat petugas patroli, mereka pergi. Tapi saat petugas pergi, mereka datang. Nanti kami akan imbau lagi," kata Zulkarwin.
Ancaman Gembok dan Kendala Pemasangan CCTV
Zulkarwin meminta warga Mataram untuk mematuhi rambu-rambu yang sudah terpasang. Ia mengancam akan menggembok kendaraan warga yang masih nekat parkir di jalur sepeda.
"Kalau orangnya tidak ada di situ, kendaraannya kami gembok," imbuhnya.
Di sisi lain, Zulkarwin mengakui perlunya pemasangan kamera pengawas atau CCTV di area ruang terbuka hijau (RTH) untuk memantau jalur sepeda. Namun, ia berujar, pemasangan CCTV itu merupakan wewenang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mataram.
"Untuk menambah CCTV, kami nggak bisa karena RTH itu wewenangnya DLH. Kalau ranah Dishub itu CCTV yang ada di traffic light dan bukan CCTV yang berdiri sendiri," pungkasnya.