MATARAM — Operasi gabungan yang dimulai sekitar pukul 23.30 WITA itu mengerahkan 90 personel dari enam instansi. Rinciannya, 36 personel BNNP NTB, 10 personel Direktorat Reserse Narkoba Polda NTB, 30 personel Direktorat Samapta Polda NTB, enam personel Bidang Propam Polda NTB, empat personel POM TNI, dan empat personel Kesbangpol Provinsi NTB.
Sebelum penyisiran, personel menggelar apel kesiapan di kantor BNNP NTB. Petugas kemudian dibagi ke dalam sejumlah tim untuk memeriksa pengunjung dan karyawan di lokasi sasaran.
Cafe D' Jembank Cakranegara Jadi Lokasi Temuan Terbanyak
Dari tiga lokasi yang disisir, Cafe D' Jembank di Cakranegara, Kota Mataram, mencatat hasil tes urine positif terbanyak. Sebanyak 10 orang, terdiri atas pengunjung dan karyawan, dinyatakan positif narkotika di tempat itu.
Di M-Cafe kawasan Batu Layar, Senggigi, Lombok Barat, petugas menemukan dua orang dengan hasil tes urine positif. Pemeriksaan di Cafe Skyline pada kawasan yang sama tidak menemukan pengunjung maupun karyawan dengan hasil positif.
Positif Urine, tapi Tidak Ada Barang Bukti Narkotika
Meski belasan orang terindikasi menggunakan narkotika, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika di ketiga lokasi. Hasil tes urine positif tidak serta-merta membuktikan seseorang terlibat dalam peredaran gelap narkotika.
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP NTB Kombes Pol. Darsono Setyo Adjie menyebut operasi gabungan sebagai bentuk sinergi lintas instansi. Menurut dia, langkah itu untuk memperkuat deteksi dini dan mencegah penyalahgunaan narkotika di wilayah NTB.
"Operasi gabungan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi untuk memperkuat deteksi dini dan mencegah penyalahgunaan narkotika di wilayah NTB," kata Darsono saat dikonfirmasi, Kamis (29/10).
12 Orang Positif Jalani Penanganan lewat Tim Rehabilitasi
BNNP NTB menyiapkan tindak lanjut terhadap 12 orang tersebut melalui tim rehabilitasi medis. Penanganan akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
"Terhadap 12 orang yang hasil tes urinenya positif, kami menyiapkan tindak lanjut melalui tim rehabilitasi BNNP NTB. Penanganannya akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku," ujar Darsono.
Razia menjadi bagian dari upaya menekan penyalahgunaan sekaligus peredaran gelap narkotika di NTB. Kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan apel konsolidasi.
BNNP NTB bersama unsur terkait diharapkan memperkuat pengawasan dan langkah pencegahan, termasuk mendorong penanganan pengguna melalui mekanisme rehabilitasi sesuai ketentuan.