MATARAM — Pendaftaran tersebut mencakup jadwal keberangkatan yang tersedia sepanjang musim umrah 2026-2027. Calon jamaah yang ingin mengamankan seat diminta menyiapkan uang muka sejak awal, bukan menunggu kuota penuh.
Direktur Muhsinin Tour and Travel H Ahmad Muharis menyatakan pihaknya berkomitmen memberi pelayanan terbaik sejak jamaah berangkat dari daerah asal hingga tiba di Makkah dan Madinah.
"Selama puluhan tahun kami menjadi jembatan bagi masyarakat Indonesia, khususnya NTB dengan terus mengedepankan pelayanan prima demi kenyamanan jamaah selama beribadah di Tanah Suci," kata Haji Haris, sapaan akrabnya.
Berangkat Langsung dari Lombok, Tanpa Transit ke Jakarta
Muhsinin menyediakan keberangkatan dari Lombok dengan penerbangan Garuda Indonesia. Skema ini ditujukan agar jamaah asal NTB tidak perlu memulai perjalanan dari luar daerah.
Bagi warga yang selama ini harus terbang ke Jakarta atau Surabaya sebelum berangkat ke Arab Saudi, jalur Lombok memangkas satu tahap perjalanan darat dan udara domestik.
Hotel Nol Kilometer dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
Dari sisi akomodasi, jamaah mendapatkan fasilitas hotel yang berada sekitar nol kilometer dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Lokasi tersebut dipilih untuk memudahkan mobilisasi jamaah.
Kedekatan dengan dua masjid utama itu terutama membantu jamaah saat melaksanakan salat berjamaah lima waktu, termasuk pada waktu salat Subuh dan Isya yang jadwalnya berdekatan dengan aktivitas harian di Tanah Suci.
DP Rp5 Juta, Sisa Biaya Menyusul Sesuai Jadwal Keberangkatan
Uang muka Rp5 juta per orang menjadi pintu masuk bagi calon jamaah yang ingin mengunci keberangkatan awal 2027. Muhsinin belum merinci besaran biaya total paket dalam pengumuman ini.
Calon jamaah yang berminat disarankan menanyakan langsung rincian biaya, jadwal pelunasan, dan kelengkapan dokumen ke kantor Muhsinin Tour and Travel. Pendaftaran dibuka untuk keberangkatan yang tersedia sepanjang musim umrah 2026-2027.