Pencarian

Bank NTB Syariah Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Ekowisata Paremas Lombok Timur, Peringati HUT ke-62

Selasa, 28 Juli 2026 • 18:33:31 WIB
Bank NTB Syariah Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Ekowisata Paremas Lombok Timur, Peringati HUT ke-62
Bank NTB Syariah menanam seribu bibit mangrove di kawasan Ekowisata Paremas, Lombok Timur, dalam rangka memperingati HUT ke-62.

LOMBOK TIMUR — Sebanyak seribu bibit mangrove ditanam di pesisir Desa Paremas, Lombok Timur, dalam aksi hijau yang digagas Bank NTB Syariah. Kegiatan yang berlangsung Senin (27/7/2026) ini menjadi bagian dari peringatan HUT Bank NTB Syariah ke-62 dan Hari Mangrove Sedunia.

Penanaman dilakukan di kawasan Ekowisata Mangrove Paremas yang selama ini dikelola Yayasan Bale Mangrove Lombok bersama pemerintah desa. Area tersebut dikenal sebagai salah satu titik konservasi pesisir di Lombok Timur yang rawan abrasi.

Kolaborasi dengan Dua Lembaga Konservasi Laut

Bank NTB Syariah tidak bergerak sendiri. Mereka menggandeng Coral Reef Care, organisasi nirlaba yang fokus pada perlindungan terumbu karang, dan Indonesia Biru Foundation (IBF), NGO yang bergerak di bidang konservasi laut dan edukasi literasi kelautan.

Kemitraan ini melibatkan pula Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB dan Lombok Timur, BPDAS Dodokan Moyosari, serta Forum DAS (FORDAS) NTB. Akademisi, tokoh masyarakat, dan komunitas pelestari lingkungan turut hadir menyaksikan.

Direktur TI: Bukan Sekadar Seremonial

Direktur Teknologi Informasi Bank NTB Syariah, Rully Feranata, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan acara seremonial belaka. Menurutnya, penanaman mangrove adalah wujud komitmen nyata terhadap keberlanjutan lingkungan atau ESG (Environmental, Social, and Governance).

"Kegiatan penanaman dan pelestarian mangrove pada hari ini terasa sangat istimewa bagi kami di Bank NTB Syariah. Selain sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kepedulian lingkungan dan keberlanjutan, aksi hijau hari ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bank NTB Syariah ke-62," ujar Rully dalam sambutannya.

Ia menambahkan, di usianya yang ke-62 tahun, bank syariah milik pemerintah daerah itu tidak hanya fokus pada transformasi digital dan layanan finansial berbasis syariah. Pertumbuhan bisnis harus berjalan selaras dengan kelestarian alam.

Mangrove: Benteng Pesisir dan Penopang Ekonomi Warga

Rully menjelaskan, kawasan pesisir memiliki fungsi vital yang kerap terabaikan. Mangrove tidak hanya menjadi benteng alami dari abrasi dan gelombang pasang, tetapi juga berperan sebagai penyerap karbon serta penopang perekonomian masyarakat lokal melalui sektor perikanan dan ekowisata.

"Semangat keberlanjutan ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari seluruh pihak, baik pemerintah, komunitas pelestari lingkungan, akademisi, hingga sektor perbankan. Mari kita jadikan momen ini sebagai langkah nyata dan komitmen berkelanjutan kita dalam menjaga serta merawat bumi untuk generasi masa depan," pungkas Rully.

Penanaman seribu bibit mangrove di Paremas diharapkan memberikan dampak jangka panjang bagi pemulihan ekosistem pesisir Lombok Timur. Bank NTB Syariah bersama mitra konservasi berencana memantau pertumbuhan bibit secara berkala.

Bagikan
Sumber: talikanews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks