LOMBOK TIMUR — Sebanyak 20 warga Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, menerima bantuan sarana budidaya ayam petelur dari Bank NTB Syariah. Penyaluran bantuan ini menjadi wujud partisipasi bank daerah dalam Program Desa Berdaya Provinsi Nusa Tenggara Barat yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi NTB.
Bantuan tersebut diharapkan menjadi stimulus ekonomi produktif yang mampu membuka lapangan usaha mandiri sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat setempat. Program ini menyasar desa-desa yang memiliki potensi ekonomi lokal untuk dikembangkan secara terstruktur.
Sinergi OJK, Pemprov NTB, dan Lembaga Keuangan
Penyerahan bantuan berlangsung dengan dihadiri jajaran Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB dan Pemkab Lombok Timur, pimpinan OJK pusat dan provinsi, serta kepala dinas terkait. Sejumlah mitra lembaga keuangan seperti Astra Financial, PT SMF, WWB, dan ILO turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Program Desa Berdaya dirancang sebagai sinergi strategis antar pemangku kepentingan untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal di tingkat desa. Keterlibatan Bank NTB Syariah dalam program ini merupakan manifestasi fungsi sosial dan bisnis perbankan syariah.
Komitmen Bank NTB Syariah untuk Ekonomi Desa
Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya merupakan komitmen penuh untuk hadir dan berkontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian daerah. Menurutnya, penyaluran bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan mewujudkan kemandirian ekonomi desa berbasis prinsip syariah.
“Bank NTB Syariah berkomitmen penuh untuk senantiasa hadir dan berkontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian daerah, khususnya melalui keterlibatan aktif pada Program Desa Berdaya bersama OJK dan Pemprov NTB. Penyaluran bantuan budidaya ayam petelur bagi 20 penerima manfaat di Desa Lendang Nangka Utara ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi produktif yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, membuka lapangan usaha mandiri, serta mewujudkan kemandirian ekonomi desa berbasis prinsip syariah,” ujar Adhi Susantio.
Potensi Usaha Mikro dan Peternakan Rakyat
Adhi menambahkan bahwa sektor usaha mikro dan peternakan rakyat memiliki potensi besar jika dikelola secara terstruktur dan berkelanjutan. Melalui bantuan sarana budidaya ayam petelur ini, para penerima manfaat diharapkan dapat mengelola usahanya secara optimal sehingga hasilnya mampu menopang kebutuhan keluarga sekaligus menggerakkan roda perekonomian di Desa Lendang Nangka Utara.
Ke depan, Bank NTB Syariah akan terus memperluas jangkauan program-program pemberdayaan dan pendampingan keuangan inklusif. Langkah ini ditempuh guna memastikan akselerasi kesejahteraan masyarakat NTB dapat terwujud secara merata hingga ke pelosok desa.