Pencarian

5 Tempat Ngopi Murah di Nusa Tenggara Barat dengan Wifi Cepat, Wajib Coba untuk Remote Worker

Senin, 13 Juli 2026 • 22:45:52 WIB
5 Tempat Ngopi Murah di Nusa Tenggara Barat dengan Wifi Cepat, Wajib Coba untuk Remote Worker
Suasana kerja di lantai dua Kopi Tuku, Cakranegara, yang ramai oleh mahasiswa dan freelancer dengan koneksi wifi stabil.

Lombok dan Sumbawa bukan cuma soal pantai. Dalam beberapa tahun terakhir, kota-kota seperti Mataram dan Bima mulai dipenuhi kafe lokal yang menawarkan kopi enak dengan harga ramah di kantong. Masalahnya, tidak semua tempat punya koneksi internet yang layak untuk zoom meeting atau upload konten. Saya pernah menghabiskan waktu tiga bulan berpindah-pindah kafe di NTB untuk kerja remote. Dari pengalaman itu, lima tempat ini yang paling konsisten soal harga dan kecepatan wifi.

1. Kopi Tuku, Cakranegara – Andalan Warga Mataram

Di pusat Kota Mataram, tepatnya di Cakranegara, Kopi Tuku jadi favorit karena suasananya yang teduh. Tempat ini sering penuh oleh mahasiswa dan freelancer yang butuh wifi stabil. Saya sendiri biasa duduk di lantai dua, colok laptop, dan bisa kerja tiga jam tanpa gangguan sinyal.

Harga minumannya bervariasi, tapi secangkir kopi hitam masih di kisaran yang wajar untuk ukuran kafe. Wifi-nya cepat, cukup untuk video call tanpa lag. Kalau mau datang, hindari jam makan siang karena ramai. Cek jam operasional terbaru sebelum berkunjung.

2. Ruang Kopi, Ampenan – Spot Tersembunyi dengan Nuansa Vintage

Ampenan, kota tua di Mataram, menyimpan Ruang Kopi yang letaknya agak masuk dari jalan utama. Tempat ini punya vibe klasik dengan tembok bata ekspos dan meja kayu panjang. Cocok untuk yang butuh konsentrasi penuh.

Wifi di sini cukup kencang untuk browsing dan streaming. Saya pernah mengerjakan riset data besar di sini tanpa masalah. Harga kopinya bersahabat, bahkan lebih murah dari kafe di pusat kota. Persisnya di jalan kecil dekat Pelabuhan Ampenan, tempat ini sering dijadikan meeting point komunitas fotografi.

3. Kedai Kopi Kita, Sumbawa Besar – Pusat Aktivitas Digital Nomad

Di Sumbawa Besar, Kedai Kopi Kita menjadi pusat nongkrong para pekerja lepas. Letaknya strategis di dekat alun-alun, sehingga mudah dijangkau. Tempat ini buka dari pagi hingga malam, dengan suasana yang santai tapi tetap profesional.

Kopi tubruknya jadi andalan, dengan harga yang tidak menguras dompet. Wifi-nya terbilang cepat untuk standar Sumbawa. Saya beberapa kali melihat orang asing bekerja di sini sambil menikmati pisang goreng. Kalau perlu tempat tenang, pilih meja di bagian belakang.

4. Warung Kopi Gili, Gili Trawangan – Untuk Wisatawan yang Tetap Produktif

Gili Trawangan mungkin terkenal dengan party, tapi ada warung kopi sederhana di sisi timur pulau yang menyediakan wifi cepat. Tempat ini bukan kafe besar, melainkan warung lokal dengan tikar dan meja rendah. Tapi koneksi internetnya justru lebih stabil dari beberapa hotel bintang tiga.

Kopi hitam dan teh tarik jadi menu utama, harganya murah meriah. Saya pernah menghabiskan setengah hari di sini mengerjakan konten sambil ditemani angin laut. Lokasinya dekat dengan dermaga, jadi mudah ditemukan. Jangan harap colokan listrik banyak, bawa power bank.

5. Ngopi Asik, Bima – Tempat Nongkrong Anak Muda dengan Wifi Kencang

Di Kota Bima, Ngopi Asik jadi pilihan utama untuk kerja sambil ngopi. Tempat ini ramai setiap sore, tapi masih ada area yang cukup tenang. Wifi-nya dikelola dengan baik, saya bisa upload video berukuran besar tanpa putus.

Harga kopi di sini standar untuk kafe lokal. Menu andalannya adalah kopi susu gula aren. Kalau datang siang hari, biasanya masih sepi. Cek jam operasional terbaru sebelum berkunjung, karena kadang tutup lebih awal di hari libur.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua tempat ini punya colokan listrik?
Tidak semua, terutama warung kopi di Gili Trawangan. Sebaiknya bawa power bank atau tanya langsung ke pemiliknya.

Berapa rata-rata harga kopi di tempat-tempat ini?
Harga bervariasi, cek langsung ke tempatnya untuk informasi terkini. Secara umum, masih di bawah harga kafe di Jakarta.

Apakah wifi-nya cukup untuk video call?
Untuk Kopi Tuku, Ruang Kopi, dan Ngopi Asik, saya pastikan cukup stabil. Di Sumbawa dan Gili, kadang ada fluktuasi di jam sibuk.

Bagaimana cara menuju lokasi-lokasi ini?
Gunakan aplikasi peta digital, karena alamat pastinya mudah ditemukan. Untuk di Ampenan, tanyakan ke warga sekitar karena jalannya kecil.

Apakah tempat ini ramah untuk bekerja dalam waktu lama?
Kopi Tuku dan Kedai Kopi Kita paling nyaman untuk duduk berjam-jam. Di Warung Kopi Gili, siapkan alas duduk ekstra.

Lima tempat ini bukan sekadar daftar, melainkan hasil pengalaman langsung di lapangan. Warga lokal dan perantau di NTB pasti punya favorit masing-masing. Kalau punya rekomendasi lain, bagikan ke sesama pekerja remote. Yang penting, pastikan wifi-nya cepat sebelum pesan kopi kedua.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks