MATARAM — Bank NTB Syariah menyiapkan tiga skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus yang ditargetkan untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan peserta program magang luar negeri asal Nusa Tenggara Barat. Inisiatif ini bertujuan menjembatani kesenjangan akses permodalan bagi warga NTB yang telah memiliki pengalaman dan keterampilan dari luar negeri untuk memulai usaha di kampung halaman.
Tiga Skema KUR untuk PMI dan Alumni Magang
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo, mengungkapkan bahwa ketiga skema tersebut dirancang dengan persyaratan dan plafon yang berbeda, disesuaikan dengan profil calon debitur. Skema pertama menyasar PMI yang masih aktif bekerja di luar negeri, dengan skema pembiayaan yang memungkinkan pengiriman dana secara periodik.
Skema kedua diperuntukkan bagi PMI yang baru kembali ke Indonesia, dengan masa tenggang atau grace period tertentu sebelum kewajiban angsuran dimulai. Sementara skema ketiga menyasar alumni program magang luar negeri yang dinilai memiliki kompetensi dan jejaring usaha yang lebih siap.
Mengapa PMI dan Alumni Magang Jadi Sasaran?
Bank NTB Syariah menilai segmen PMI dan alumni magang luar negeri memiliki potensi besar sebagai pengusaha baru. Selain memiliki modal finansial dari hasil kerja di luar negeri, mereka juga kerap membawa keterampilan teknis dan wawasan bisnis yang lebih luas.
"Kami melihat banyak PMI dan alumni magang yang pulang dengan tabungan dan ide usaha, tapi terkendala akses perbankan karena belum punya riwayat kredit atau agunan," ujar Kukuh Rahardjo. Skema KUR ini diharapkan menjadi jembatan agar potensi tersebut tidak hilang begitu saja.
Dampak bagi Ekonomi Lokal NTB
Program ini sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi NTB untuk mendorong pertumbuhan wirausaha baru di daerah. Dengan adanya akses permodalan yang lebih mudah, para PMI dan alumni magang diharapkan tidak hanya menjadi pekerja di luar negeri, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja di NTB.
Bank NTB Syariah akan menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB serta Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) untuk menjaring calon debitur potensial. Sosialisasi skema KUR ini direncanakan dimulai pada triwulan pertama tahun depan.
Fakta Singkat: Skema KUR Bank NTB Syariah untuk PMI
- Tiga skema: KUR untuk PMI aktif, PMI purna, dan alumni magang luar negeri.
- Sasaran: Warga NTB yang pernah atau sedang bekerja di luar negeri.
- Tujuan: Mempermudah akses permodalan untuk memulai atau mengembangkan usaha di daerah asal.
Hingga saat ini, Bank NTB Syariah masih menyempurnakan detail teknis ketiga skema tersebut, termasuk besaran plafon kredit dan suku bunga yang akan ditawarkan. Pihak bank berkomitmen untuk mengumumkan ketentuan lengkap setelah melalui proses kajian internal dan mendapatkan persetujuan regulator.