Pencarian

Gubernur Iqbal Dorong Pengusaha Muda NTB Manfaatkan Anggaran Pusat Rp Triliunan, Jangan Jadi Penonton

Rabu, 13 Mei 2026 • 12:57:05 WIB
Gubernur Iqbal Dorong Pengusaha Muda NTB Manfaatkan Anggaran Pusat Rp Triliunan, Jangan Jadi Penonton
Gubernur Iqbal mengajak pengusaha muda NTB memanfaatkan anggaran pusat triliunan rupiah untuk pembangunan daerah.

MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mendorong pengusaha muda di daerah untuk tidak terjebak dalam sikap pesimistis di tengah dinamika ekonomi global. Menurutnya, setiap tantangan justru menyimpan peluang yang bisa dimanfaatkan, terutama dengan derasnya aliran dana pembangunan dari pemerintah pusat ke NTB saat ini.

Pernyataan itu disampaikan Iqbal saat menghadiri Forum Bisnis Daerah (Forbisda) 2026 yang digelar BPD HIPMI NTB di Mataram, Selasa (12/5/2026). Ia mengaku mendengar kekhawatiran dari sejumlah pelaku usaha, namun menilai sikap pesimistis hanya akan membuat mereka kehilangan momentum.

“Intinya begini, ada teman-teman yang menyampaikan pesimismenya terhadap kondisi ekonomi. Tapi justru saya ceritakan, melihat selalu ada peluang di balik setiap krisis yang ada,” ujar Iqbal.

Anggaran Triliunan Rupiah dari Pusat Jadi Peluang Emas

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki itu menyebut, saat ini pemerintah pusat tengah menggelontorkan berbagai program pembangunan ke NTB dengan nilai fantastis. Angka yang beredar di internal pemprov menyebut nominalnya mencapai triliunan rupiah.

“Begitu banyak anggaran program yang masuk dari pusat ke NTB. Teman-teman pengusaha muda harus mengambil bagian dari pembangunan itu. Jangan hanya jadi penonton,” tegas Iqbal.

Menurutnya, keterlibatan pelaku usaha lokal sangat penting. Tujuannya agar manfaat pembangunan tidak hanya dinikmati investor besar dari luar daerah, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat NTB secara langsung.

HIPMI Siapkan Forum Strategis untuk Akses Modal dan Jaringan

Ketua BPD HIPMI NTB, Ismet Maulana, mengatakan Forbisda 2026 dirancang sebagai ruang bagi pengusaha muda untuk memperluas wawasan sekaligus membuka akses terhadap peluang usaha baru. Forum yang berlangsung pada 12–13 Mei ini menghadirkan diskusi bisnis, berbagi pengalaman dengan pengusaha nasional, hingga edukasi soal peluang pengembangan perusahaan.

“Di forum bisnis ini kami ingin membahas potensi-potensi bisnis yang ada di NTB. Di nasional,” jelas Ismet.

Ia menambahkan, forum strategis ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan, jaringan bisnis, serta akses permodalan bagi pelaku usaha muda. “Knowledge dapat, akses juga dapat. Harapannya ini bisa berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi NTB,” katanya.

Gen Z Justru Melirik Sektor Digital di Tengah Tekanan Ekonomi

Ismet mengakui sejumlah sektor usaha terdampak kondisi global, termasuk gejolak harga minyak dunia yang berimbas pada sektor transportasi. Namun, ia menilai kondisi tersebut justru harus direspons dengan kemampuan beradaptasi dan mencari peluang baru.

“Memang ada beberapa segmen usaha yang terdampak, terutama transportasi. Tapi di balik semua ini kita harus survive dan adaptif. Kami coba membuka peluang-peluang usaha lain yang bisa digarap,” ujarnya.

Ia menambahkan, tren kewirausahaan di kalangan generasi muda justru menunjukkan perkembangan positif. Banyak anak muda yang mulai tertarik membangun usaha dengan memanfaatkan teknologi dan digitalisasi. “Hari ini justru Gen Z lebih senang menjadi pengusaha. Mereka bermain di teknologi dan digitalisasi. Ini era yang sangat bagus untuk anak-anak muda menjadi pengusaha,” pungkasnya.

Bagikan
Sumber: ekbisntb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks