Kelurahan Ampenan Tengah Luncurkan Bale Mediasi di 10 Lingkungan untuk Cegah Konflik Warga

Penulis: Sigit Wicaksono  •  Selasa, 23 Juni 2026 | 10:39:31 WIB
Lurah Ampenan Tengah launching Bale Mediasi di 10 lingkungan untuk percepat penyelesaian sengketa warga.

MATARAM — Lurah Ampenan Tengah, Budiawan, menyatakan bahwa inovasi ini digagas bersama sepuluh kepala lingkungan sebagai respons atas luasnya wilayah dan tingginya potensi perselisihan antarwarga. "Kami sepakat membentuk Baling bersama para kepala lingkungan agar penyelesaian sengketa di masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif," ujarnya, Senin (22/6/2026).

Mekanisme Mediasi yang Melibatkan Tokoh Masyarakat dan Aparat

Dalam prosesnya, setiap sengketa akan diselesaikan melalui mediasi yang melibatkan tokoh masyarakat, tenaga paralegal, lurah, kepala lingkungan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Jika mediasi di tingkat lingkungan maupun kelurahan tidak mencapai kesepakatan, permasalahan akan dirujuk ke Bale Mediasi tingkat Kota Mataram.

Target: Menekan Potensi Konflik di Akar Rumput

Budiawan menilai kehadiran Posbakum dan Baling dapat memperkuat budaya musyawarah sekaligus meminimalkan potensi perselisihan. Pemerintah Kelurahan Ampenan Tengah telah mengajukan program ini kepada Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Mataram sebagai program unggulan daerah.

Pihak kelurahan berharap inovasi ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Mataram dalam memperkuat keamanan dan ketertiban lingkungan secara partisipatif. (*)

Reporter: Sigit Wicaksono
Sumber: ntbsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top