Pencarian

10 Negara dengan Gunung Api Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat 4

Senin, 14 September 2026 • 11:17:01 WIB
10 Negara dengan Gunung Api Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat 4
Ilustrasi gunung api di kawasan Cincin Api Pasifik yang menjadi lokasi persebaran gunung api Holosen dunia.

NUSA TENGGARA BARAT — Gunung api bukan sekadar fenomena geologi. Letusannya mampu mengubah lanskap, memengaruhi iklim global, dan memicu bencana berskala besar. Tidak semua negara memiliki jumlah gunung api yang sama, dan sebagian besar terkonsentrasi di sepanjang Cincin Api Pasifik.

Data Global Volcanism Program (GVP) Smithsonian Institution mencatat gunung api Holosen, yakni gunung api dengan bukti erupsi dalam 12.000 tahun terakhir. Dari total sekitar 1.350 gunung api Holosen di dunia, persebarannya mencakup 77 negara plus Antartika. Berikut daftar 10 negara dengan gunung api terbanyak.

1. Amerika Serikat — 161 Gunung Api

Amerika Serikat menempati posisi pertama dengan 161 gunung api Holosen. Sebagian besar berlokasi di Alaska yang merupakan bagian dari Cincin Api Pasifik. Alaska sendiri memiliki lebih dari 130 gunung api aktif, termasuk Gunung Redoubt dan Gunung Pavlof yang sering erupsi.

Negara bagian Hawaii juga terkenal dengan aktivitas vulkaniknya. Gunung Kilauea merupakan salah satu gunung api paling aktif di dunia, dengan erupsi yang berlangsung hampir terus-menerus sejak 1983. Di wilayah Cascades (Washington, Oregon, California), terdapat gunung api berbahaya seperti Gunung St. Helens yang meletus dahsyat pada 1980 dan Gunung Rainier yang dipantau ketat karena potensi bahayanya.

2. Jepang — 122 Gunung Api

Jepang berada di peringkat kedua dengan 122 gunung api Holosen. Negara ini terletak di pertemuan empat lempeng tektonik (Pasifik, Filipina, Eurasia, dan Amerika Utara), sehingga aktivitas seismik dan vulkaniknya sangat tinggi.

Gunung Fuji (Fuji-san), ikon Jepang setinggi 3.776 meter, sebenarnya adalah gunung api aktif yang terakhir meletus pada 1707. Gunung api aktif lainnya yang terkenal antara lain Gunung Sakurajima di Kagoshima yang hampir setiap hari mengeluarkan abu vulkanik, serta Gunung Asama dan Gunung Aso. Jepang memiliki sistem pemantauan gunung api yang sangat canggih karena ancaman erupsi yang konstan.

3. Rusia — 117 Gunung Api

Rusia menempati posisi ketiga dengan 117 gunung api Holosen. Sebagian besar terkonsentrasi di Semenanjung Kamchatka dan Kepulauan Kuril di Timur Jauh Rusia. Wilayah ini merupakan salah satu kawasan vulkanik paling aktif di dunia.

Kamchatka memiliki sekitar 30 gunung api yang masih aktif, termasuk Gunung Klyuchevskaya (4.750 meter) yang merupakan gunung api tertinggi di Eurasia dan salah satu yang paling aktif di dunia. UNESCO menetapkan Volcanoes of Kamchatka sebagai Situs Warisan Dunia karena keindahan dan kepentingan geologisnya. Kepulauan Kuril juga memiliki lebih dari 30 gunung api aktif yang membentang antara Kamchatka dan Hokkaido, Jepang.

4. Indonesia — 101 Gunung Api

Indonesia berada di peringkat keempat dunia dan pertama di Asia Tenggara dengan 101 gunung api Holosen. Jumlah ini jauh melampaui Filipina yang berada di peringkat kesembilan. Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng tektonik utama (Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik) yang membentuk Cincin Api Pasifik.

Jalur vulkanik ini membentang dari Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku dan Sulawesi. Beberapa gunung api paling terkenal di Indonesia:

  • Gunung Merapi (Jawa Tengah/DIY) — salah satu gunung api paling aktif dan berbahaya di dunia, terakhir erupsi besar pada 2010 dan 2023.
  • Gunung Krakatau (Selat Sunda) — terkenal karena letusan dahsyat 1883 yang terdengar hingga Afrika dan memicu tsunami global.
  • Gunung Semeru (Jawa Timur) — puncak tertinggi di Pulau Jawa (3.676 m) dengan aktivitas vulkanik nyaris tanpa henti.
  • Gunung Sinabung (Sumatera Utara) — bangun dari tidur 400 tahun pada 2010 dan terus aktif hingga kini.

Pada 2026 saja, tercatat 11 gunung api aktif di Indonesia yang mengalami erupsi, termasuk Anak Krakatau dan Merapi. Badan Geologi Kementerian ESDM terus melakukan monitoring dan mitigasi secara berkelanjutan.

5. Chili — 91 Gunung Api

Chili memiliki 91 gunung api Holosen, menjadikannya negara dengan gunung api terbanyak di Amerika Selatan. Hampir seluruh gunung api Chili terletak di sepanjang Pegunungan Andes, yang terbentuk akibat subduksi Lempeng Nazca di bawah Lempeng Amerika Selatan.

Gunung Ojos del Salado (6.893 meter) di perbatasan Chili-Argentina merupakan gunung api tertinggi di dunia. Chili juga memiliki gunung api aktif seperti Villarrica dan Calbuco yang sering memicu evakuasi warga sekitar.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: industry.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks