Pencarian

Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026: Turun Jadi Rp 2,637 Juta per Gram

Senin, 07 September 2026 • 09:33:31 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini 7 September 2026: Turun Jadi Rp 2,637 Juta per Gram
Harga emas batangan Antam tercatat turun tipis menjadi Rp 2.637.000 per gram pada perdagangan hari ini.

NUSA TENGGARA BARAT — Koreksi harga emas Antam hari ini memutus tren penguatan yang sempat terjadi pada perdagangan akhir pekan lalu. Berdasarkan situs resmi Logam Mulia, harga jual emas batangan bersertifikat Antam kini dipatok di angka Rp 2.637.000 per gram, turun tipis dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp 2.640.000 per gram.

Penurunan ini terjadi di tengah gejolak pasar global. Harga emas dunia anjlok lebih dari 2% pada Jumat (4/9/2026) setelah data ketenagakerjaan AS periode Agustus dirilis dan menunjukkan pertumbuhan yang solid. Kondisi ini memperkuat spekulasi bahwa bank sentral AS (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan 15-16 September mendatang.

Daftar Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Antam menjual emas batangan dalam berbagai pecahan, dari yang terkecil 0,5 gram hingga yang terbesar 1.000 gram. Berikut rincian lengkap harga emas Antam pada perdagangan Senin (7/9/2026):

  • 0,5 gram: Rp 1.368.000
  • 1 gram: Rp 2.637.000
  • 2 gram: Rp 5.224.000
  • 3 gram: Rp 7.818.000
  • 5 gram: Rp 13.000.000
  • 10 gram: Rp 25.920.000
  • 25 gram: Rp 64.635.000
  • 50 gram: Rp 129.105.000
  • 100 gram: Rp 258.060.000
  • 250 gram: Rp 644.840.000
  • 500 gram: Rp 1.289.400.000
  • 1.000 gram: Rp 2.577.600.000

Apa Arti Harga Buyback bagi Pemegang Emas?

Perlu dipahami, harga buyback adalah nilai yang akan diterima konsumen ketika menjual kembali emas batangan mereka ke Antam. Harga ini biasanya lebih rendah dari harga jual karena menjadi patokan bagi Antam untuk membeli kembali logam mulia dari masyarakat.

Pada hari ini, selisih antara harga jual dan harga buyback mencapai Rp 147.000 per gram. Artinya, jika seseorang membeli emas Antam hari ini lalu menjualnya kembali di waktu yang sama, secara teoritis ia akan mengalami kerugian sebesar selisih tersebut.

Jauh di Bawah Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Meski masih berada di kisaran Rp 2,6 juta per gram, harga emas Antam saat ini tercatat jauh dari rekor tertingginya. Pada 29 Januari 2026 lalu, harga emas batangan sempat menyentuh level all-time high di angka Rp 3.168.000 per gram dengan harga buyback Rp 2.989.000 per gram.

Pelemahan harga emas kali ini dipicu oleh ekspektasi pasar bahwa The Fed akan kembali mengetatkan kebijakan moneternya. Data ketenagakerjaan AS yang dirilis pekan lalu menunjukkan tingkat pengangguran bertahan di 4,1%, sementara pertumbuhan lapangan kerja meningkat tajam. Kondisi ini dinilai memberi ruang bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga.

“Harga emas jatuh cukup dalam karena data utama yang sangat kuat, ditambah laporan secara keseluruhan yang solid, membuat kenaikan suku bunga pada September jauh lebih mungkin terjadi,” ujar analis independen Tai Wong, dikutip dari CNBC.

Data Inflasi AS Jadi Penentu Arah Selanjutnya

Kontrak suku bunga jangka pendek kini menunjukkan probabilitas sebesar 65% untuk kenaikan suku bunga The Fed bulan ini, naik dari sekitar 55% sebelum laporan ketenagakerjaan dirilis. Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke data inflasi AS, yakni Consumer Price Index (CPI) dan Producer Price Index (PPI) yang dijadwalkan rilis pekan depan.

“Laporan pekerjaan terbaru ini muncul setelah pidato hawkish Ketua Warsh di Jackson Hole dan tampaknya semakin membuka peluang bagi The Fed untuk menjalankan kecenderungan menaikkan suku bunga,” kata analis pasar utama Bybit, Han Tan.

Tekanan jual juga terlihat pada logam mulia lainnya. Perak melemah 3% ke US$ 64,92 per ounce, platinum turun 2% ke US$ 1.789,67, dan palladium terkoreksi 1,7% ke US$ 1.396,50 per ounce.

Bagi investor emas di Indonesia, fluktuasi ini menjadi pengingat bahwa harga logam mulia sangat sensitif terhadap dinamika ekonomi global. Setiap rilis data ekonomi AS berpotensi menggerakkan harga emas Antam pada perdagangan berikutnya.

Follow lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks