MATARAM — Jumlah rekening pelajar di Nusa Tenggara Barat terus bertumbuh signifikan. OJK Provinsi NTB bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), pemerintah daerah, dan industri perbankan berhasil membuka 12.068 rekening baru selama periode Juli hingga Agustus 2026.
Angka tersebut menjadi bagian dari target perluasan akses keuangan bagi generasi muda. Hingga kini, total dana yang tersimpan di rekening pelajar mencapai Rp 304,3 miliar, tersebar di 1.425.411 rekening.
Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini
Kepala OJK Provinsi NTB, Rudi Sulistyo, menegaskan bahwa capaian ini bukan hasil kerja tunggal instansinya. Menurut dia, sinergi antara sektor pendidikan, pemerintah, dan industri jasa keuangan menjadi kunci utama dalam membangun kebiasaan menabung di kalangan pelajar.
“Capaian ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang kuat antara OJK, pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan industri jasa keuangan dapat memperluas akses keuangan sekaligus membangun kebiasaan menabung di kalangan pelajar,” jelasnya.
Kebiasaan Kecil, Dampak Jangka Panjang
Rudi menekankan bahwa literasi keuangan tidak harus dimulai dari nominal besar. Pelajar justru perlu dibiasakan mengelola uang saku secara disiplin sejak dini agar terbiasa membedakan kebutuhan dan keinginan.
“Kalau sejak sekolah kalian sudah terbiasa menyisihkan uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta merencanakan penggunaan uang, insyaallah ketika dewasa nanti kalian akan lebih siap mengambil keputusan keuangan dengan baik,” ujarnya.
MTsN 2 Mataram dan SMAN 1 Sumbawa Catat Pembukaan Rekening Terbanyak
Puncak HIM 2026 di Gelanggang Pemuda Mataram tidak hanya seremonial. Kegiatan itu diisi dengan Kompetisi Cerdas Keuangan, lomba yel-yel, pengenalan produk keuangan, hingga pemberian penghargaan bagi sekolah paling aktif.
MTsN 2 Mataram menjadi sekolah dengan pembukaan rekening pelajar terbanyak untuk jenjang SMP/MTs. Sementara untuk jenjang SMA/MA/SMK, capaian tertinggi diraih SMAN 1 Sumbawa. MTsN 1 Mataram juga menerima penghargaan untuk penampilan yel-yel terbaik.
Pada Kompetisi Cerdas Keuangan jenjang SMP/MTs, SMPN 1 Mataram meraih Juara I dan II, disusul SMPN 2 Mataram di posisi ketiga. Adapun untuk jenjang SMA/MA/SMK, MAN 2 Mataram berhasil menyapu bersih seluruh posisi juara.
Komitmen Keberlanjutan Program
OJK NTB memastikan program ini tidak berhenti di Agustus 2026. Pihaknya bersama TPAKD, sekolah, madrasah, dan industri jasa keuangan berkomitmen melanjutkan penguatan literasi serta inklusi keuangan pelajar.
Kebiasaan menabung yang ditanamkan sejak bangku sekolah diharapkan menjadi bekal generasi muda NTB dalam mengelola keuangan secara sehat hingga dewasa, sekaligus menekan risiko kesalahan finansial di masa mendatang.