MATARAM — Forum Bisnis dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) HIPKA NTB menjadi ajang bagi para pengusaha lokal untuk menyuarakan aspirasi mereka terkait keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis. Acara yang digelar pada Sabtu (11/7) itu dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, akademisi, hingga perwakilan pemerintah daerah.
Mengapa Pengusaha Meminta MBG Dilanjutkan?
Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) HIPKA NTB, Akhmad Roji, dalam pemaparannya menegaskan bahwa para pengusaha sangat membutuhkan kepastian usaha. Menurutnya, program MBG yang telah berjalan memberikan efek berganda yang signifikan bagi perekonomian masyarakat NTB.
"Pengusaha kita harus dikawal. Kita ingin MBG ini lanjut," ungkap Roji di hadapan peserta forum. Ia meminta Pemprov NTB untuk secara aktif mengawal aspirasi ini agar kebijakan pusat tetap berjalan di daerah.
Dampak Ekonomi dan Tantangan Korupsi
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPKA, Kamrussamad, yang juga anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra, memaparkan dampak besar program MBG. Ia menyebut besarnya dana APBN yang terserap di awal tahun tanpa hambatan telah menghasilkan efek ekonomi yang masif bagi masyarakat.
Meski mengakui adanya persoalan korupsi di balik program ini, Kamrussamad menegaskan komitmen Presiden Prabowo dalam memberantas praktik tersebut. "Pak Prabowo sangat komit dengan pemberantasan korupsi. Persoalan korupsi ini sedang ditangani serius. Sementara program MBG ini sangat bermanfaat," jelasnya.
Peran Akademisi dan Dukungan Pemerintah Daerah
Akademisi UIN Mataram, Ridwan Masud, dalam forum tersebut memaparkan pentingnya keterlibatan pengusaha HIPKA dalam rantai ekosistem MBG. Ia mendorong para pengusaha untuk berperan sebagai pelaksana maupun konsultan agar program berjalan lebih efektif.
Sementara itu, Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemprov NTB, Izzuddin Mahili, merespons positif aspirasi tersebut. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti permintaan pengusaha untuk mengawal keberlanjutan program MBG.
"Jangan khawatir, NTB jadi yang terdepan mengawal program Presiden," ujar Izzuddin Mahili menegaskan komitmen Pemprov NTB.