NUSA TENGGARA BARAT — Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya memberikan apresiasi kepada Langit Pictures, rumah produksi yang dinakhodai produser muda Ferly Halim. Pertemuan yang berlangsung di kantor Kemenekraf, Jakarta, itu menjadi ajang diskusi mengenai perkembangan industri film nasional, khususnya tantangan yang dihadapi produser independen dalam menjangkau penonton.
Distribusi Jadi Tantangan Utama Produser Independen
Dalam pertemuan tersebut, Ferly Halim menyampaikan bahwa pekerjaan rumah produksi tidak selesai ketika film rampung diproduksi. Justru, tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana menghadirkan film tersebut ke hadapan publik.
"Sebagai rumah produksi, perjuangan kami tidak berhenti ketika film selesai dibuat. Justru tantangan berikutnya adalah bagaimana menghadirkan film tersebut kepada masyarakat," ujar Ferly dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan, pihaknya berharap pemerintah dapat mendukung pengembangan jaringan bioskop dan alternatif ruang pemutaran di daerah. Langkah itu dinilai krusial agar film-film Indonesia yang membawa nilai edukasi bisa dinikmati masyarakat secara lebih luas.
Film Terbaru Angkat Isu Komunikasi Orang Tua dan Anak
Pertemuan itu juga membahas film terbaru Langit Pictures berjudul "Takkan Kubiarkan Kau Menangis". Film yang dibintangi Shanty, Ari Irham, dan Ariyo Wahab ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 16 Juli 2026.
Ferly menjelaskan, film tersebut mengangkat tema keluarga sebagai refleksi atas pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak. "Kadang kita lebih mudah menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada orang lain dibandingkan kepada keluarga sendiri. Padahal rumah adalah tempat pertama lahirnya mimpi, harapan, dan masa depan seorang anak," ungkapnya.
Melalui cerita yang dihadirkan, Ferly berharap masyarakat dapat kembali menyadari pentingnya hubungan yang sehat dalam keluarga sebagai fondasi pembentukan generasi masa depan.
Konsistensi Produser Muda yang Diapresiasi Pemerintah
Menekraf Teuku Riefky Harsya menilai Ferly Halim mampu menunjukkan semangat dan konsistensi dalam berkarya di industri film. Apresiasi itu disampaikan langsung di hadapan Ferly dalam forum diskusi tersebut.
Ferly Halim sendiri terbilang masih muda untuk ukuran produser yang memimpin sebuah rumah produksi. Di tengah dominasi produser laki-laki di industri perfilman Indonesia, kiprahnya menjadi salah satu contoh produser perempuan yang produktif menghasilkan karya.
Film "Takkan Kubiarkan Kau Menangis" turut dibintangi Agoye Mahendra, Emiliano Cortizo, Teuku Rizky, Annisa Kayla, Askara Halim, Sandy Andarusman, dan Didi Riyadi. Langit Pictures berharap film ini bisa menjadi tontonan keluarga yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia.