Pencarian

Pemprov NTB Tawarkan Investasi Proyek EBT Rp 1,2 Triliun ke Oman, Dua Proyek Siap Lelang 2027-2028

Kamis, 18 Juni 2026 • 21:01:31 WIB
Pemprov NTB Tawarkan Investasi Proyek EBT Rp 1,2 Triliun ke Oman, Dua Proyek Siap Lelang 2027-2028
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menawarkan investasi proyek energi baru terbarukan senilai Rp 1,2 triliun kepada delegasi Oman.

MATARAM — Selain sektor energi hijau, Pemerintah Provinsi NTB juga membuka peluang investasi di bidang pariwisata premium, kelautan, dan hilirisasi. Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memastikan kemudahan perizinan dan iklim investasi yang kondusif bagi investor global sebagai bagian dari transformasi ekonomi daerah.

"Kami menawarkan kemitraan investasi yang saling menguntungkan dan berorientasi pada keberlanjutan. Ini adalah bagian dari transformasi ekonomi daerah untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Iqbal dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (19/6/2026).

Dua Proyek EBT Prioritas: PLTS 20 MW dan PLTB 50 MW

Sekretaris Dinas ESDM NTB Niken Arumdati merinci, dua proyek utama yang telah masuk kategori siap investasi adalah PLTS on-grid 20 MW senilai 16-18 juta dolar AS dan PLT Bayu on-grid 50 MW senilai 45-60 juta dolar AS. Kedua proyek tersebut direncanakan berlokasi di Lombok Tengah dan Lombok Timur.

"Untuk PLTS, target masuk ke tahap pelelangan dalam Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN adalah pada tahun 2028. Sementara untuk PLT Bayu akan dibagi ke dalam dua tahap, yaitu pada tahun 2027 dan 2028," ujar Niken.

Bendungan Meninting Jadi Primadona Investasi Energi Terbarukan

Dalam kunjungan lapangan bersama Dubes Oman, salah satu titik yang menjadi fokus utama adalah Bendungan Meninting. Dari hasil tinjauan, bendungan ini dinilai sangat potensial dengan kapasitas daya mikro hidro sebesar 400 Kilo Watt (KW) atau 0,4 MW, dan PLTS terapung mencapai 9,3 MW. Pemprov NTB juga menjajaki pemanfaatan 15 bendungan besar lainnya untuk pengembangan PLTS terapung dan mikrohidro.

"Total potensi energi surya di regional Lombok-Sumbawa bahkan diproyeksikan mendekati angka 10.000 MW, dengan sebaran terbesar berada di Pulau Sumbawa yang secara geografis lebih luas," katanya.

Tak Cuma Energi: Wisata Premium, Garam, hingga Hilirisasi Lobster

Pemprov NTB tidak hanya mempromosikan sektor kelistrikan. Di sektor pariwisata, mereka menawarkan pengembangan destinasi premium seperti Pantai Kerakat di Lombok Timur yang memiliki daya tarik Tujuh Mata Air Bawah Laut, Gili Gede, hingga Kuta Mandalika. Di sektor kelautan, peluang investasi mencakup hilirisasi rumput laut, lobster, dan ikan air tawar.

Pemerintah juga mempromosikan investasi industri garam di Pulau Sumbawa serta pembangunan pusat pascapanen dan cold storage modern di Pelabuhan Perikanan Soromandi dan Teluk Cempi. "Kami berharap tidak hanya mendatangkan modal segar, tetapi juga mempercepat transisi energi bersih dan membangun fondasi ekonomi NTB yang inklusif serta berkelanjutan," kata Gubernur Iqbal.

Investor Global Lirik NTB: Bahrain, Bulgaria, hingga Armenia

Menurut Niken, minat investasi terhadap proyek-proyek NTB tidak hanya datang dari Oman. Investor dari Bahrain, Bulgaria, dan Armenia juga disebut menunjukkan ketertarikan serupa. "Jadi para delegasi tidak terbatas pada sektor kelistrikan. Sektor perikanan dan kelautan turut menjadi magnet investasi yang sangat diminati dalam kunjungan mereka. Tadi juga tertarik kerja sama bidang SDM di sektor SMK," tandasnya.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks