MATARAM — Satpol PP Provinsi NTB tidak ingin kehilangan momentum. Usai berhasil meraih predikat istimewa dalam Indeks Pembangunan Ketahanan dan Keamanan Umum (IPKKU) pada tahun lalu, instansi ini langsung bergerak. Perwakilan mereka kini tengah mengikuti rapat pemutakhiran data dan evaluasi di Jakarta.
Mengapa Predikat Istimewa IPKKU Penting bagi NTB?
IPKKU merupakan indikator nasional yang mengukur tingkat ketahanan dan keamanan di suatu daerah. Predikat istimewa menjadi bukti bahwa sistem keamanan dan ketertiban masyarakat di NTB berjalan efektif. Bagi Satpol PP, capaian ini bukan sekadar penghargaan, melainkan cerminan kinerja di lapangan.
“Rapat pemutakhiran ini krusial. Kami harus memastikan data yang dilaporkan akurat dan sesuai kondisi terkini,” ujar salah satu perwakilan Satpol PP NTB yang hadir dalam rapat tersebut, dikutip dari keterangan resmi.
Fokus pada Akurasi Data dan Dokumen Pendukung
Dalam rapat yang digelar di Jakarta itu, tim Satpol PP NTB menyusun ulang sejumlah dokumen dan data pendukung. Beberapa aspek yang menjadi perhatian utama meliputi laporan penanganan gangguan ketertiban, tingkat partisipasi masyarakat dalam siskamling, serta respons cepat terhadap bencana dan kerusuhan.
Pemutakhiran ini dilakukan secara berjenjang. Setiap kabupaten dan kota di NTB diminta mengirimkan data terbaru untuk dikompilasi di tingkat provinsi. Proses ini memakan waktu karena harus diverifikasi oleh tim pusat.
Target: Pertahankan Posisi di Puncak
Dengan raihan tahun lalu, tekanan untuk mempertahankan prestasi cukup besar. Apalagi, beberapa daerah lain juga gencar meningkatkan sistem keamanan wilayahnya. Satpol PP NTB tidak ingin lengah.
Selain mengikuti rapat, delegasi NTB juga memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan tim evaluator IPKKU dari Kementerian Dalam Negeri. Tujuannya, mencari celah perbaikan agar nilai yang diraih tahun ini tidak turun drastis.
“Kami optimistis, tapi tidak boleh sombong. Evaluasi terus dilakukan, termasuk di tingkat kecamatan dan kelurahan,” tambah perwakilan tersebut.