Pencarian

Tagih Utang ke Ibu Mertua, Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Duel di Kos-Kosan Mataram

Sabtu, 23 Mei 2026 • 23:30:44 WIB
Tagih Utang ke Ibu Mertua, Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Duel di Kos-Kosan Mataram
Pemuda 19 tahun tewas setelah duel di kos-kosan Pagesangan Barat, Mataram.

MATARAM — Perkelahian yang berujung maut mengguncang warga Pagesangan Barat, Mataram, pada Jumat malam sekitar pukul 20.30 Wita. Korban berinisial RI (19) dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kota Mataram.

Utang Piutang Picu Duel Maut

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, keributan bermula saat AM mendatangi wilayah Ampenan untuk menagih utang kepada ibu mertua korban. Tak berselang lama, RI mendatangi tempat kos AM di Pagesangan.

Saat tiba di lokasi, korban disebut membawa dua bilah senjata tajam. Namun, dalam bentrokan yang terjadi, senjata tersebut tidak sempat digunakan oleh kedua belah pihak.

Korban Pingsan Usai Pukul Terduga Pelaku

Menurut sejumlah saksi, RI sempat beberapa kali memukul AM saat perkelahian berlangsung. Tiba-tiba, korban jatuh dan pingsan tanpa sebab yang jelas.

“Beberapa saat setelah perkelahian berlangsung, korban tiba-tiba jatuh dan pingsan. Penyebab pastinya masih belum diketahui,” ujar seorang sumber di lokasi kejadian.

Warga yang melihat korban tergeletak segera membawanya ke rumah sakit. Namun, nyawa RI tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal oleh pihak medis.

Polisi Amankan Terduga Pelaku dan Barang Bukti

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma YP, S.Trk.,SIK., membenarkan peristiwa tersebut. Piket fungsi Polresta Mataram langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi.

“Begitu menerima informasi, piket fungsi Polresta Mataram langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan terduga AM berikut sejumlah barang bukti di lokasi,” jelas AKP I Made Dharma.

Terduga AM kini diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Jenazah Korban Diautopsi di RS Bhayangkara

Untuk memastikan penyebab pasti kematian, jenazah RI dibawa ke RS Bhayangkara Mataram guna menjalani proses autopsi. Pihak keluarga korban juga telah difasilitasi untuk membuat laporan polisi.

“Pihak keluarga korban juga telah difasilitasi untuk membuat laporan polisi sebagai dasar penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban,” tambah Kasat Reskrim.

Polisi masih mendalami kronologi lengkap dan motif pasti peristiwa tersebut, termasuk menunggu hasil autopsi dari tim medis forensik.

Polisi Imbau Warga Tak Terprovokasi

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Seluruh proses penyelidikan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Kami meminta masyarakat menahan diri dan mempercayakan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian,” tutup AKP I Made Dharma.

Bagikan
Sumber: ayolombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks