Bupati Dompu Lantik 11 Pimpinan OPD Hasil Seleksi Terbuka, Minta Langsung Tancap Gas

Penulis: Taufik Rahman  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 08:46:31 WIB
Bupati Dompu Bambang Firdaus melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka.

DOMPU — Sebelas pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) resmi mengisi kursi organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Dompu setelah melalui seleksi terbuka. Bupati Bambang Firdaus menyebut pengisian jabatan sengaja menunggu momentum yang tepat. Menurutnya, kepala daerah berperan sebagai pengguna langsung perangkat birokrasi tersebut.

Sejumlah nama yang dilantik antara lain Anike Kusumawati sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Dompu, Dr. Mahjulan sebagai Asisten Administrasi Umum, dan Drs. Azuardana sebagai Kepala BKD dan PSDM. Zainal Afrodi mengisi posisi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, sementara H. Wan Muhtajun menjabat Kepala Pelaksana BPBD.

Daftar Pejabat yang Dilantik

Selain lima nama tersebut, Bupati melantik enam pejabat lain untuk mengisi posisi strategis di lingkup Pemkab Dompu:

  • Soekarno sebagai Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah
  • Rahmat Hidayat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM
  • Suparman sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
  • David sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman
  • Moh. Yassir Araffat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja
  • drh. Mujahidin sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan

Alasan Pelantikan Baru Digelar Sekarang

Bambang menegaskan pelantikan tidak dilakukan terburu-buru. Ia ingin memastikan waktu pengisian jabatan sesuai kebutuhan pemerintahan daerah.

"Saya ingin melihat momentum yang tepat, karena saya sebagai user yang menggunakan perangkat ini, dan sekarang waktunya yang tepat," ungkapnya.

Menurut Bupati, pejabat yang mengikuti seleksi terbuka untuk jabatan eselon II seharusnya sudah punya gambaran program dan inovasi. Karena itu, tidak ada alasan menunda pelaksanaan kegiatan yang telah disusun.

Pakta Integritas Diminta Tidak Sekadar Dokumen

Bambang mengingatkan pakta integritas yang telah ditandatangani bukan formalitas administratif. Komitmen itu harus diwujudkan lewat kinerja nyata, terutama saat menerjemahkan visi dan misi daerah ke dalam kebijakan masing-masing OPD.

"Bukan saatnya untuk merencanakan. Karena saat berkompetisi menjadi eselon II, bapak dan ibu sudah memiliki program kegiatan untuk jabatannya. Jadi, sekarang harus dilaksanakan," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas OPD. Ego sektoral dinilai tidak boleh menghambat pencapaian target pembangunan daerah.

Camat Diminta Lebih Proaktif Selesaikan Persoalan Desa

Perhatian khusus diberikan Bupati kepada para camat. Mereka diminta lebih aktif menangani persoalan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing, seiring pelimpahan sebagian tugas kepala daerah sesuai ketentuan perundang-undangan.

Bambang menyayangkan masih ada persoalan bersumber dari desa yang berujung ke meja bupati. Camat diminta menangani masalah di wilayah kerjanya secara proaktif, bukan sekadar menjalankan rutinitas kantor, menghadiri kegiatan seremonial, atau memberikan sambutan.

Seluruh pejabat juga diminta memahami tugas pokok dan fungsi, batas kewenangan, serta tanggung jawab masing-masing. Dengan begitu, setiap persoalan dapat ditangani sesuai kewenangan dan tidak menumpuk di tingkat kabupaten.

Kinerja Maksimal di Tengah Efisiensi Anggaran

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Bambang meminta seluruh jajaran tetap menunjukkan kinerja maksimal. Keterbatasan anggaran menurutnya tidak boleh menjadi alasan berhenti berinovasi dan mengembangkan potensi daerah.

"Kita diuji untuk mampu bekerja secara maksimal dengan anggaran yang minimal. Jangan pernah menjadikan alasan efisiensi dan keterbatasan sebagai penghambat untuk berimprovisasi, berinovasi, dan melakukan sesuatu," tegasnya.

Ia menutup arahan dengan pesan agar kekurangan dibenahi bersama dan potensi daerah dikembangkan untuk mendorong kemajuan Dompu.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top