MATARAM — Pengurus Wilayah LDII NTB menargetkan penguatan kader muda dan perluasan kolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai agenda utama dalam kepengurusan periode berikutnya. Hal ini mengemuka dalam Muswil VIII yang dihadiri pengurus dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.
Ketua Umum DPP LDII, Dody, menegaskan regenerasi kepemimpinan tidak boleh berhenti di tingkat pusat. Ia meminta kader muda diberi ruang dan tanggung jawab secara bertahap, mulai dari pengurus cabang hingga anak cabang di tingkat kecamatan.
Dody mendorong program quick win yang mencakup konsolidasi internal hingga tingkat PAC (Pimpinan Anak Cabang) dan peningkatan kapasitas pengurus akar rumput. Fokus utama organisasi diarahkan pada delapan bidang pengabdian untuk bangsa.
Seluruh program tersebut diarahkan agar tidak berhenti sebagai wacana organisasi, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat bawah.
Dalam arahannya, Dody mengingatkan pengurus wilayah untuk membaca dinamika global yang akan memengaruhi kondisi nasional. Ia menyebut perubahan iklim, ketahanan pangan, hingga gejolak geopolitik dan geoekonomi dunia sebagai tantangan yang harus diantisipasi.
Organisasi juga diminta adaptif menghadapi dinamika politik menjelang Pemilu 2029 dan Pemilukada 2031. Karena itu, komunikasi dengan pemerintah, ormas Islam, akademisi, perguruan tinggi, hingga NGO menjadi keniscayaan.
Senada dengan itu, Abdullah menegaskan pentingnya kemitraan LDII dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan elemen masyarakat lain sebagai pintu masuk kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Kontribusi LDII di NTB diarahkan pada pendidikan karakter, kerukunan, pemberdayaan UMKM, hingga pariwisata.
Muswil VIII kali ini menghadirkan Kepala Bappeda Provinsi NTB dalam sesi pembekalan. Langkah ini ditempuh agar program kerja LDII sejalan dengan arah pembangunan daerah, terutama dalam menjawab persoalan kemiskinan dan stunting.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal berharap muswil berlangsung lancar dan demokratis. Ia meminta kepengurusan baru menghasilkan program kerja yang inovatif dan berdampak nyata hingga tingkat akar rumput, sejalan dengan visi NTB Makmur Mendunia.