50 Pemuda di Mataram Ikut Pelatihan Barista, Dapat Peralatan Usaha Setelah Lulus

Penulis: Okta Nugraha  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:46:01 WIB
Peserta pelatihan barista mempraktikkan teknik meracik kopi di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

MATARAM — Pelatihan barista yang digelar Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram pekan lalu diikuti 50 peserta dari enam kecamatan. Program yang didanai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) ini menyasar generasi muda untuk menekan angka pengangguran sekaligus menumbuhkan wirausaha baru di bidang kuliner kopi.

Para peserta diajari langsung cara mengenali kualitas biji kopi, menentukan jenis, hingga menyajikan berbagai varian minuman yang sedang digemari penikmat kopi di Mataram. Dalam praktiknya, mereka menggunakan kopi Sembalun sebagai bahan dasar untuk diracik menjadi beragam menu.

Modal Usaha Langsung Diberikan Setelah Pelatihan

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram, Jemmy Nelwan, menegaskan pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan keterampilan. Pihaknya akan memberikan bantuan peralatan kepada peserta yang telah menyelesaikan pelatihan agar bisa langsung memulai usaha.

"Kita berharap mereka membuka usaha sendiri setelah mengikuti pelatihan. Selain pelatihan juga akan diberikan bantuan peralatan," terang Jemmy saat dikonfirmasi pada Senin (24/8).

Persaingan Kedai Kopi di Mataram Dinilai Ketat

Jemmy mengakui bisnis meracik kopi di Kota Mataram saat ini memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Kondisi ini kerap menjadi kendala psikologis bagi generasi muda yang ingin memulai usaha, karena khawatir tidak mampu merebut pasar yang sudah ramai.

Menurutnya, rasa takut menghadapi kompetisi justru menjadi penghambat terbesar dibandingkan modal atau keterampilan. Ia mendorong para peserta untuk berani bersaing dengan mengedepankan kualitas produk masing-masing.

"Mereka harus tetap semangat dan mau bersaing. Kita tidak boleh takut dulu sebelum menunjukan kualitas produk," katanya.

Peluang Kerja Barista Terbuka Lebar

Pelatihan ini digelar berdasarkan kebutuhan pasar yang terus berkembang di Mataram. Tumbuhnya usaha kedai kopi di berbagai sudut kota membuka peluang kerja baru bagi barista profesional, sehingga keterampilan ini dinilai relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.

Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Mataram berkomitmen melanjutkan program peningkatan kapasitas serupa bagi generasi muda dan pelaku UMKM. Targetnya, lahir pelaku usaha muda yang produktif, berdaya saing, dan mampu menguasai pasar lokal.

Reporter: Okta Nugraha
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top