NUSA TENGGARA BARAT — Kabar ini tentu menjadi kejutan bagi suporter. Pasalnya, Gustavo masih menjadi mesin gol utama Persija dalam beberapa musim terakhir. Kontribusinya tidak hanya terlihat dari jumlah gol, tetapi juga konsistensinya tampil di kompetisi teratas Indonesia.
Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, secara resmi menyampaikan ucapan terima kasih dan doa terbaik untuk karier sang pemain ke depannya.
"Keputusan ini diambil dengan pertimbangan yang sangat matang. Kami semua tahu kualitas Gustavo sehingga sebenarnya sulit untuk melepasnya. Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi Gustavo selama berseragam Persija, dan semoga terus menunjukkan kualitas terbaik di tim barunya," ujar Ardhi dalam keterangan resminya.
Perjalanan Gustavo di Persija tidak selalu mulus. Pada debutnya di putaran kedua Liga 1 2023/2024, ia hanya tampil tujuh kali dan mencetak dua gol. Cedera menjadi penghambat utama pada masa awal adaptasinya.
Musim berikutnya menjadi puncak performanya. Pada Super League 2024/2025, ia tampil penuh dalam 28 pertandingan dan melesakkan 18 gol plus satu assist. Catatan itu menjadi bukti ketajamannya di depan gawang lawan.
Sayangnya, cedera kembali menghampiri di awal musim Super League 2025/2026. Alhasil, dari 20 penampilan, ia hanya mampu menyumbangkan 11 gol dan satu assist. Meski begitu, angka tersebut tetap menjadikannya salah satu striker paling produktif di liga.
Ardhi menegaskan bahwa perpisahan ini bukan tanpa alasan. Pihak klub ingin melakukan penyegaran dan meningkatkan daya gedor lini serang untuk menghadapi musim depan. Evaluasi mendalam dilakukan terhadap kebutuhan tim secara keseluruhan.
"Di sisi lain, kami terus membangun ketajaman lini depan yang lebih baik untuk menyambut musim depan," tambah Ardhi, mengisyaratkan adanya rencana besar dalam bursa transfer kali ini.
Dengan hengkangnya Gustavo, Persija kini hanya memiliki tiga nama di posisi penyerang. Mereka adalah Alexander Jeremejeff, Eksel Runtukahu, dan Agi Firmansyah. Ketiganya dipastikan akan bersaing memperebutkan tempat utama di lini depan.
Dari ketiga nama tersebut, Alexander Jeremejeff menjadi yang paling berpengalaman, sementara Eksel Runtukahu dan Agi Firmansyah adalah pemain muda yang siap diberikan kesempatan. Langkah Persija selanjutnya di bursa transfer akan dinantikan, mengingat kebutuhan akan striker haus gol masih menjadi prioritas utama.