Review Casabrews Ultra Pro: Fitur Premium di Kelas Menengah, Tapi Uapnya Masih Kureng

Penulis: Taufik Rahman  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:58:32 WIB
Petugas menunjukkan mesin kopi Casabrews Ultra Pro saat sesi pengujian di Nusa Tenggara Barat.

NUSA TENGGARA BARAT — Masalah boiler yang sempat mengganggu Casabrews Ultra generasi pertama ternyata sudah beres di versi terbaru ini. Tapi justru di situlah letak ironinya: Casabrews punya waktu untuk memperbaiki kelemahan paling krusial, memilih memperbaiki yang lain, dan meninggalkan satu masalah besar yang sama. Setelah dipakai untuk ekstraksi espresso, steaming susu, sampai cold brew, kesimpulannya campur aduk—mesin ini punya fitur yang tidak biasa di kelas harganya, tapi eksekusi di bagian paling penting masih jomplang.

Spesifikasi dan Harga: Menyodok ke Kelas Menengah yang Padat

Casabrews Ultra Pro dijual USD 349 atau sekitar Rp 5,6 juta di Amazon AS, dan belum tersedia resmi di Indonesia. Angka itu menempatkannya di zona paling ramai: bersaing langsung dengan Breville Bambino (USD 299) yang sudah punya PID dan pre-infusion, atau naik sedikit ke Breville Bambino Plus (USD 499) yang fitur steaming-nya jauh lebih matang.

Secara spesifikasi, mesin ini mengusung tekanan 20 bar, tangki air 34 fluid ounces (sekitar 1 liter), portafilter 58mm standar kelas specialty, dan aksesori tamper plus empat varian filter basket. Yang paling menarik justru di layarnya: ada timer internal yang akurat dan PID yang bisa diprogram dari 194°F sampai 204°F—sesuatu yang tidak dimiliki Breville entry-level.

Layar dan Timer: Fitur Paling Berguna yang Jarang Ditemui

Layar LCD di mesin ini adalah fitur terbaiknya. Timer internal bekerja andal dan konsisten, menghemat satu alat yang biasanya wajib dimiliki pengguna espresso rumahan. Layar juga menampilkan fungsi single shot, double shot, hot water, dan steam—sederhana, tapi cukup.

Ada groove di bagian atas untuk menyimpan tamper, plus portafilter 58mm yang bisa pakai aksesori aftermarket. Namun Casabrews tidak menyertakan milk jug di dalam dus—pelit, apalagi semua mesin Breville memberikannya secara standar.

Ekstraksi Espresso: Klaim 9 Bar yang Terbantahkan Sendiri

Casabrews mengklaim mesin ini memastikan ekstraksi 9 bar yang konsisten. Masalahnya, layar yang mereka pasang sendiri membuktikan sebaliknya. Selama pengujian, tekanan tidak pernah stabil—berfluktuasi dari 3 ke 7 ke 9 bahkan sempat menyentuh 15 bar, lalu turun naik lagi di tengah proses ekstraksi.

Hasilnya pun terasa di cangkir: espresso terasa burnt dan overextracted meski waktu ekstraksi 25 detik—yang secara teori adalah durasi ideal. Ini bukan sekadar soal selera; beberapa kolega yang mencoba justru merasakan "fruitiness" yang enak. Tapi untuk pengguna yang sudah terbiasa dengan profil rasa bersih dari mesin seperti Bambino Plus, perbedaannya terasa jelas.

Belum lagi masalah puck basah. Tidak ada solenoid valve yang berfungsi, jadi bubuk kopi bekas selalu basah dan berantakan saat dibersihkan. Ini bukan masalah besar kalau kamu baru mulai, tapi cukup mengganggu untuk yang sudah terbiasa dengan dry puck.

Fitur cold brew mode juga ada, dan hasilnya bright serta juicy tapi agak astringent. Butuh 101 detik untuk 160ml. Bisa dipakai kalau terburu-buru, tapi bukan alasan utama buat beli mesin ini.

Steam Wand: Titik Lemah yang Tidak Berubah

Ini masalah terbesar. Steaming susu butuh satu menit penuh hanya untuk setengah jug, dan hasilnya tidak merata. Susu langsung terpisah berlapis setelah selesai—tanda aerasi yang gagal. Vortex yang ideal sulit dicapai, dan latte art yang dihasilkan hancur karena foam tidak terintegrasi dengan baik.

Bandingkan dengan De'Longhi Stilosa yang lebih murah, Breville Bambino, atau Bambino Plus—semuanya tidak punya masalah ini. Bahkan mesin dengan auto steam wand di kelas harga lebih tinggi pun hasilnya lebih baik. Kalau kamu membeli mesin espresso untuk membuat minuman berbasis susu, ini dealbreaker.

Perawatan dan Garansi: Biaya Tambahan yang Perlu Dihitung

Ukuran mesin ini tergolong mid-size—tidak sebesar mesin dual boiler, tapi jauh lebih besar dari Breville Bambino yang hanya selebar 7 inci. Pastikan dapurmu muat sebelum membeli.

Untuk perawatan, Casabrews tidak menyertakan aksesori apa pun. Kamu harus beli backflush tablet dan descaler sendiri, sekitar USD 20 untuk botol besar di Amazon. Garansi cuma satu tahun, sementara Breville dan De'Longhi memberi dua tahun standar.

Verdict: Fitur Canggih, Eksekusi Kurang

Casabrews Ultra Pro layak dapat 3 dari 5 bintang. Masalah steam wand yang sudah dikeluhkan sejak generasi pertama tidak diperbaiki, dan itu menurunkan nilainya dibanding pendahulunya yang dapat 3,5 bintang.

Pada harga USD 349, sulit membenarkan pembelian ini. Casabrews CM5148 Pro yang lebih murah (USD 199) sudah punya PID. Selisih USD 150 untuk fitur timer di layar terasa terlalu mahal. Kalau kamu serius soal kopi, Breville Bambino atau Bambino Plus adalah pilihan yang lebih masuk akal—atau Gaggia Classic E24 Evo Pro (USD 499) untuk yang suka oprek mesin. Ultra Pro tidak akan mengecewakan pemula, tapi di kelas harga ini, ada pilihan yang jauh lebih baik.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: tomsguide.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top