PSIS Semarang Imbang Lawan Persebaya, Widodo: Modal Berharga Sebelum Liga 2

Penulis: Taufik Rahman  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 22:38:32 WIB
PSIS Semarang bermain imbang 2-2 melawan Persebaya dalam laga uji coba di Nusa Tenggara Barat.

NUSA TENGGARA BARAT — PSIS Semarang baru menjalani persiapan selama 10 hari. Namun, kemampuan mereka bangkit dari ketertinggalan di kandang Persebaya menjadi sinyal positif. Widodo menyebut evaluasi masih panjang, tetapi hasil ini cukup untuk membangun pondasi tim.

Perubahan Taktik di Babak Kedua Jadi Kunci

PSIS tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya menyamakan kedudukan. Widodo mengakui perubahan taktik pada babak kedua menjadi titik balik.

"Kami mengurangi jumlah bek tengah dan menambah pemain di lini serang. Tim jadi lebih agresif," jelas Widodo saat konferensi pers usai laga. Strategi ini berbuah hasil hingga skor akhir 2-2.

Chemistry Tim Baru 30-40 Persen, TC Yogyakarta Jadi Solusi

Widodo blak-blakan soal kepercayaan diri skuadnya yang belum penuh. Menurutnya, chemistry dan pemahaman sistem permainan baru mencapai 30-40 persen.

"Kepercayaan diri kami mungkin baru 30 sampai 40 persen. Tahap berikutnya kami benahi fisik, mental, dan taktikal pemain," ujar pelatih berusia 54 tahun itu. Pemusatan latihan di Yogyakarta akan menjadi momen krusial untuk meningkatkan aspek-aspek tersebut sebelum kompetisi bergulir.

Lorensius Sabda Bersyukur, Mitos Anniversary Game Jadi Motivasi

Pencetak gol penyama kedudukan PSIS, Lorensius Sabda, bersyukur timnya mampu menjalankan instruksi pelatih. "Kami bersyukur bisa menjalankan apa yang diinginkan pelatih sehingga bisa mempertahankan hasil imbang," tuturnya.

Widodo juga menyinggung mitos seputar laga Anniversary Game Persebaya yang kerap dikaitkan dengan kelolosan tim tamu ke kasta tertinggi. "Mitos ya mitos, ada yang percaya ada yang tidak, tetapi kalau iya terjadi Alhamdulillah. Namun kami tetap harus berbenah," pungkasnya. PSIS akan fokus mematangkan persiapan di Yogyakarta sebelum memulai petualangan di Liga 2.

Reporter: Taufik Rahman
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top