MATARAM — Personel gabungan Polsek Mataram mulai bersiaga di sejumlah titik strategis yang menjadi pusat gelaran Porprov NTB 2026. Patroli dan kontrol pengamanan sudah dilakukan sejak Rabu (15/7) malam, jauh sebelum pertandingan resmi dimulai.
Kapolsek Mataram, AKP Amrozi Hamidi, mengatakan ada dua lokasi yang menjadi prioritas pengamanan awal. Pertama, Taman Budaya NTB di Kelurahan Punia yang akan menjadi arena cabor E-Sport. Kedua, Gedung Graha Bhakti Praja di lingkungan Kantor Gubernur NTB, Kelurahan Pejanggik, yang digunakan untuk cabang catur dan wushu.
“Kami telah memetakan titik-titik yang menjadi pusat kegiatan Porprov NTB 2026. Sejak Rabu malam, personel gabungan telah melaksanakan patroli dan kontrol pengamanan di lokasi-lokasi tersebut,” ujar AKP Amrozi, Kamis (16/7).
Menurut Kapolsek, pengamanan lebih awal dilakukan bukan tanpa alasan. Langkah ini merupakan bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang bisa muncul menjelang dan selama pelaksanaan Porprov.
“Hingga kegiatan pengamanan selesai, situasi di kedua venue utama terpantau aman, tertib, dan kondusif. Personel kami akan terus berjaga untuk memastikan seluruh area tetap steril dan siap digunakan selama pelaksanaan Porprov,” tegas AKP Amrozi.
Meski aktivitas pertandingan belum berlangsung dan sebagian lokasi masih dalam tahap persiapan, personel kepolisian tetap bersiaga penuh. Patroli rutin dilakukan untuk memastikan tidak ada celah keamanan yang terlewat.
AKP Amrozi juga menyampaikan imbauan kepada seluruh elemen yang terlibat dalam Porprov NTB 2026. Ia meminta atlet, official, maupun suporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama ajang berlangsung.
“Kami berharap seluruh pihak dapat mendukung terciptanya suasana yang aman dan sportif. Dengan kerja sama semua elemen masyarakat, pelaksanaan Porprov NTB 2026 dapat berjalan sukses, lancar, dan kondusif,” ajaknya.
Porprov NTB 2026 menjadi ajang olahraga bergengsi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat. Pengamanan ketat di venue-venue utama menjadi kunci agar kompetisi berjalan tanpa hambatan.