GIRI MENANG — Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII tahun 2026 belum resmi dibuka, namun Lombok Barat sudah memastikan pundi-pundi medali. Tiga cabang olahraga (cabor) menyumbangkan medali pada hari pertama pertandingan. Aerosport menjadi primadona setelah merebut satu emas dan satu perunggu.
Dua atlet Aerosport sukses mencuri perhatian di ajang perdana mereka. Soni Ade Hermawan menyabet medali emas pada nomor Terbang Paramotor. Sementara itu, Bagus Pala Rusadi menambah koleksi medali perak di nomor yang sama.
Pencapaian ini terbilang heroik. Cabor Aerosport baru pertama kali didelegasikan dalam multi-event tingkat provinsi. Persiapan mereka, menurut pengurus KONI Lobar, berjalan “tertatih-tatih” karena keterbatasan fasilitas dan anggaran.
Ketua KONI Lobar, Abubakar Abdullah, mengonfirmasi raihan tersebut. Ia mengatakan pihaknya masih melakukan validasi data, namun optimistis torehan awal ini menjadi suntikan moral bagi 604 atlet yang akan bertanding.
“Alhamdulillah sebelum pembukaan kita sudah mendapat medali emas, perak, dan perunggu. Mudah-mudahan ini menjadi pemicu semangat atlet-atlet lainnya,” ujarnya Selasa (14/7/2026).
Abubakar tidak menampik keterbatasan anggaran. Hibah KONI Lobar hanya sekitar Rp1,7 miliar untuk memberangkatkan total 674 orang, terdiri dari atlet, ofisial, dan personel pendukung. Meski demikian, target menjadi juara umum tetap diusung.
Ketua Harian KONI Lobar, H. Bahrul Fahmi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada sepuluh atlet Aerosport. Mereka tetap menunjukkan mental juara meskipun persiapan penuh hambatan. Ia menyebut capaian ini sebagai sejarah baru bagi daerah.
“Prestasi perdana ini adalah sejarah baru bagi kami. Kami berharap raihan satu medali emas dan satu medali perak ini bisa membangkitkan semangat serta motivasi, baik bagi internal cabor kami sendiri maupun bagi atlet-atlet dari cabang olahraga lainnya,” pungkasnya.
Di luar arena pertandingan, Lobar bersiap menyambut kirab api Porprov XII NTB. Rombongan pembawa obor tiba dari Lombok Tengah pada Rabu di Taman Narmada. Malam harinya, Pemkab melepas kembali kirab menuju Kota Mataram sebelum api dibawa ke Kantor Gubernur NTB menjelang pembukaan resmi.