MATARAM — Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) resmi memperluas jejaring globalnya melalui kunjungan internasional ke dua negara ASEAN. Delegasi yang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Hukum beserta Wakil Dekan dan Ketua Program Studi itu bertolak pada 2–8 Juli 2026.
Agenda utama kunjungan ini adalah penjajakan dan penguatan kerja sama dengan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) di Malaysia serta Prince of Songkla University (PSU) di Thailand. Kedua universitas tersebut menjadi mitra strategis dalam pengembangan program akademik dan riset lintas negara.
Dalam kunjungan tersebut, Fakultas Hukum Ummat mendorong sejumlah program kolaborasi konkret. Tidak hanya sebatas penandatanganan dokumen, kerja sama ini diarahkan pada implementasi nyata yang berdampak langsung bagi sivitas akademika.
Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama (KUIK) Ummat, Asbah, M.Hum., menegaskan bahwa internasionalisasi kampus harus diwujudkan dalam program nyata. Menurutnya, mobilitas internasional menjadi instrumen penting untuk membentuk sumber daya manusia yang memiliki wawasan global dan kemampuan kolaborasi lintas budaya.
“Internationalization is about creating opportunities, connecting people, and transforming lives. We warmly welcome students, academics, researchers, and professional staff from around the world to collaborate, learn, and grow together with Ummat,” ungkap Asbah dalam pernyataan yang diterima Suara NTB.
Semangat “Shaping Competitive Leaders for a Global Future” menjadi fondasi Ummat dalam memperluas jaringan kemitraan internasional. Universitas ini meyakini bahwa kerja sama global merupakan investasi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperluas kapasitas riset, dan membangun jejaring kelembagaan yang berdampak bagi masyarakat.
Fakultas Hukum Ummat dinilai menunjukkan peran strategis dalam memperkuat reputasi internasional universitas. Inisiatif kunjungan ke Malaysia dan Thailand ini membuktikan bahwa internasionalisasi dapat tumbuh dari level fakultas yang visioner dan responsif terhadap kolaborasi global.
Melalui langkah ini, Ummat semakin menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi di kawasan ASEAN. Dengan membuka peluang program mobilitas bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, peneliti, dan mitra profesional, Ummat siap menjadi bagian dari ekosistem pendidikan tinggi internasional yang berorientasi pada kemajuan dan keberlanjutan. (ron)