Rumah baru di pinggiran Mataram atau ruko di pusat Kota Bima—satu hal yang pasti: listrik bukan lagi kebutuhan sekunder. Tapi urusan mengurus sambungan baru PLN sering bikin pusing, apalagi kalau tidak tahu angka pastinya. Di Nusa Tenggara Barat, biaya pasang listrik baru PLN mengacu pada aturan nasional, namun ada beberapa komponen lokal yang bikin nominalnya berbeda tipis dengan Jakarta atau Surabaya. Berikut rinciannya.
PLN menetapkan tarif berdasarkan Peraturan Menteri ESDM dan disesuaikan dengan biaya penyambungan (BP) serta Uang Jaminan Langganan (UJL). Untuk pelanggan rumah tangga di NTB, berikut kisaran biaya yang berlaku per Februari 2026:
Nominal di atas sudah termasuk biaya penyambungan, UJL, dan PPN 11%. Belum termasuk biaya pasang baru di luar kota seperti Sumbawa Besar atau Dompu yang mungkin dikenakan ongkos survei lapangan tambahan Rp 50.000–Rp 100.000 tergantung jarak tiang listrik terdekat.
Pengalaman warga Lombok Timur tahun lalu ramai diperbincangkan di grup Facebook karena dokumen tidak lengkap dan harus antre ulang. Agar tidak bernasib sama, siapkan ini:
Proses verifikasi biasanya 3-5 hari kerja setelah berkas lengkap. Di kota Mataram, petugas PLN sering datang langsung ke lokasi untuk survei. Kalau rumah di gang sempit Kayangan atau Dasan Agung, pastikan akses mobil tidak terhalang material bangunan.
PLN menargetkan penyambungan 5-7 hari kerja setelah pembayaran lunas. Tapi realitas di lapangan, terutama di wilayah NTB seperti Pulau Sumbawa atau Lombok Utara pasca-gempa 2018, bisa molor 2-3 minggu karena antrean pemasangan tiang baru. Tips dari teknisi PLN Mataram yang saya wawancarai pekan lalu: ajukan permohonan di awal bulan, hindari akhir bulan karena kuota petugas lapangan sering penuh.
Kalau rumah Anda berada di kompleks perumahan baru seperti di kawasan Gerung atau Praya, biasanya sudah ada kabel sambungan. Prosesnya bisa selesai 3 hari. Sebaliknya, untuk rumah di pedalaman Dompu atau Bima, siapkan waktu lebih karena perlu penambahan tiang beton.
Selain biaya resmi di atas, ada beberapa pos pengeluaran yang tidak tercantum di struk PLN. Pertama, biaya pembuatan sertifikat laik operasi (SLO) dari konsultan listrik swasta. Tarif SLO di NTB bervariasi: Rp 150.000 untuk daya 450 VA, hingga Rp 500.000 untuk daya 5.500 VA. Kedua, ongkos material tambahan jika jarak tiang PLN ke rumah lebih dari 10 meter—bisa kena biaya kabel dan pipa paralon sekitar Rp 200.000–Rp 500.000.
Warga di Kelurahan Pejanggik, Mataram, mengeluhkan biaya ini di forum warga. Solusinya: tanya detail ke petugas survei soal jarak tiang, minta rincian hitam di atas putih sebelum tanda tangan.
Apakah bisa pasang listrik baru secara online di NTB?
Bisa. Lewat aplikasi PLN Mobile, pilih menu "Pasang Baru", upload dokumen, dan bayar via virtual account. Tapi survei lapangan tetap manual oleh petugas setempat.
Berapa biaya pasang listrik baru 900 VA di Lombok Tengah?
Sama dengan tarif nasional, Rp 843.000. Namun jika lokasi di desa terpencil seperti Batukliang, bisa ada tambahan biaya transport petugas Rp 50.000–Rp 100.000.
Apakah ada cicilan untuk biaya pasang listrik baru?
PLN tidak menyediakan cicilan. Tapi beberapa bank di Mataram seperti Bank NTB Syariah menawarkan kredit multiguna untuk keperluan ini, dengan bunga 0,8% per bulan.
Berapa lama masa berlaku SLO setelah terbit?
SLO berlaku 3 bulan sejak diterbitkan. Jika lewat, harus perpanjang dengan biaya Rp 50.000–Rp 100.000 tergantung konsultan.
Listrik padam terus setelah pasang baru, apa yang harus dilakukan?
Segera lapor via PLN Mobile atau datang ke kantor PLN terdekat. Di NTB, gangguan sering terjadi di musim hujan karena pohon tumbang menimpa kabel.
Biaya pasang listrik baru PLN di Nusa Tenggara Barat tidak serumit yang dibayangkan, asal dokumen lengkap dan tahu pos pengeluaran tambahan. Mulai dari survei lokasi, urus SLO, hingga bayar di kantor pos atau mobile banking—semua bisa rampung dalam 1-2 minggu. Jangan lupa cek jarak tiang listrik dari rumah, karena itu penentu utama biaya tak terduga.